Team Redaksi

Team Redaksi

Universitas Budi Luhur Juara Kontes Robot

Berita9.com - Tim robot Universitas Budi Luhur (UBL) selalu berpartisipasi di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI). Dalam ajang untuk tingkat Regional 2 yang berlangsung di Universitas Telkom pada 18 hingga 20 Mei kemarin, tim robot UBL berhasil keluar sebagai juara.

Bertarung dengan 36 tim yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi dan Papua, tim robot UBL menyabet predikat Juara II untuk kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).

Di babak penyisihan, tim Elektro Squad, nama tim robot UBL, keluar sebagai juara grup, menyisihkan tim dari Politeknik Indramayu, Politeknik Negeri Jakarta, dan Universitas Indonesia.

Babak selanjutnya adalah perempat final. Tim Elektro Squad berhasil mengalahkan tim dari Universitas Gunadarma dengan skor 1-0. Di babak semifinal, kembali tim Elektro Squad mampu menunjukkan kinerja robotnya yang sangat baik dengan mengalahkan tim dari STMIK Adi Guna dengan skor 3-2 setelah melalui perpanjangan waktu.  

Satu tim lagi dari Universitas Budi Luhur yang berhasil mengukir prestasi dalam KRO 2017 adalah tim BlueDeep dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) yang turun di kategori Kontes Robot ABU ( KRAI ) mendapatkan juara harapan 1.

Ketua Tim Robot Universitas Budi Luhur Yan Everhard, mengatakan bahwa Universitas Budi Luhur memiliki komitmen besar dan konsisten dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.

"Hal tersebut dibuktikan dengan selalu memberikan dukungan secara penuh bagi mahasiswanya dalam mengikuti kegiatan kontes robot yang akan berdampak pada semakin berkembangnya kreativitas mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya serta menghasilkan produk yang berkualitas dan inovatif," ujar Yan Everhard dalam keterangan tertulis, Kamis (25/5).

Sebagai kelanjutan dari kontes robot ini akan digelar tingkat nasional pada 6 hingga 9 Juli 2017 di Universitas Pendidikan Indonesia-Bandung. Dapat dipastikan dalam tingkat tersebut akan lebih ketat persaingannya.

"Namun demikian, hal tersebut justru menjadi pemicu bagi seluruh tim robot Universitas Budi Luhur untuk tetap semangat mempersiapkan robotnya dengan strategi yang terbaik,"  ujar Akhmad Musafa selaku dosen pembimbing yang juga Kaprodi Elektro. (**/RO)

Musnahkan Miras Jelang Ibadah Ramadhan

Penerbit Al-Qur'an Tanpa Al Maidah 51-57 Ditegur Kemenag

Berita9.com - Kementerian Agama memberikan teguran keras KEPADA pihak PT. Suara Agung Jakarta, penerbit Alquran yang tanpa menyertakan Surat Al Maidah ayat 51-57. Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) sudah meminta penjelasan terhadap perusahaan itu.

Hal ini disampaikan Pjs Kepala LPMQ Balitbang-Diklat Kemenag Muchlis M Hanafi. Menurutnya, pihaknya sudah meminta penjelasan kepada PT Suara Agung Jakarta.

"Penerbit mengakui adanya kesalahan yang tidak disengaja, dan telah mengambil langkah-langkah sesuai prosedur yang ditetapkan LPMQ," katanya, Kamis (25/5/2017) dikutip dari laman kemenag.go.id.

Muchlis mengingatkan, para penerbit Alquran lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Jangan sampai kepentingan bisnis berada di atas kesucian teks Alquran, sebab tidak jarang kesalahan terjadi karena keteledoran akibat kurangnya quality control," tegas Muchlis.

Kepada warga masyarakat, Muchlis menyampaikan, terima kasih atas laporan kesalahan cetak. Doktor Tafsir lulusan Al Azhar Kairo ini berharap kepada siapapun, bila menemukan kesalahan pada mushaf Alquran, baik cetak maupun elektronik (digital), agar segera dilaporkan kepada LPMQ.

"Kantor LPMQ di Gedung Bayt Alquran Taman Mini Indonesia Indah (TMII), telepon : 021-87798807, email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.," tuturnya.

Sebelumnya, beredar berita ditemukannya Mushaf Alquran tanpa Surat Al Maidah ayat 51 - 57. Kejadian bermula dari laporan KH. Basith, pengurus DKM Masjid Assifa desa Sukamaju Kec. Megamendung Bogor yang menemukan mushaf cetakan PT. Suara Agung pada Selasa, 23 Mei 2017. Informasi itu viral di media sosial sehari setelahnya.

Menyikapi itu, LPMQ Kemenag langsung menghubungi dan menyurati PT Suara Agung, penerbit mushaf yang diduga terdapat kesalahan.

Dalam suratnya Kepala LPMQ meminta penerbit tersebut untuk memeriksa sisa stok Alquran yang terdapat kesalahan tersebut untuk dimusnahkan. Kemenag juga perintahkan agar mushaf yang sudah beredar dan terdapat kesalahan agar ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. (**/TS)

Pawai Obor Sambut Ramadan

Pendidikan dan Penguasaan Teknologi Syarat Jadikan Negara Maju

Berita9.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyatakan sebuah negara ditentukan dari kualitas pendidikan dan sumber daya manusianya (SDM) dibandingkan dengan jumlah sumber daya alam (SDA) yang dimiliki di dalam negara tersebut.

"Syarat menjadi negara maju adalah kualitas sumber daya manusianya yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ujungnya kita bicara tentang kualitas pendidikan," kata Zulkifli Hasan, Kamis 25 Mei 2017.

Zulkifli menuturkan bahwa sejumlah negara kecil dan miskin sumber daya alam tetapi kaya akan kualitas SDM-nya rata-rata menjadi sebuah negara yang maju, makmur dan modern. Sedangkan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang luas, lanjutnya, tetapi tidak memiliki SDM yang berkualitas maka biasanya tingkat negara tersebut akan mundur.

"Selain ilmu dan teknologi elemen lainnya adalah trust atau kepercayaan. Seluruh elemen bangsa harus terkait dan saling percaya," ucapnya.

Ketua MPR juga mengingatkan pentingnya penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna menyelesaikan beragam permasalahan bangsa.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Evert Erenst Mangindaan menyatakan, kebijakan ekonomi selama ini masih dalam tahapan penyempurnaan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial.

"Perlu ada sinergi dari segenap pelaku ekonomi dan kelompok masyarakat lain untuk bersama-sama mengimplementasikan konsep perekonomian nasional yang benar-benar mengarah pada terciptanya kesejahteraan dan keadilan sosial," ujar Mangindaan.

Untuk itu, ujar dia, tekad pemerintah untuk melakukan pemerataan perekonomian serta menghapus kesenjangan harus didukung semua pihak.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan dalam sarana infrastruktur dan perbaikan kualitas sumber daya manusia untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita terus menciptakan pemerataan pembangunan melalui fokus belanja negara dari sisi infrastruktur maupun belanja untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia," kata Sri Mulyani saat menjadi inspektur upacara Hari Kebangkitan Nasional di Jakarta, Senin 22 Mei.

Menkeu menjelaskan pembangunan infrastruktur merupakan hal yang sangat strategis untuk mendukung konektivitas, sedangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sangat penting agar para pegawai memiliki kemampuan berpikir maju dalam era kompetisi.


(**/Ant)

Kerjasama Maritim Untuk Bersihkan Sampah Laut

Berita9.com - Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah EAS Conference on Marine Plastic Debris di Bali pada September tahun 2017. 
 
"Marine Plastic Debris atau sampah plastik laut menjadi ancaman serius di kawasan Asia Timur dan harus menjadi perhatian dari negara peserta EAS (East Asia Summit)," ujar Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Jose Tavares, selaku Ketua SOM EAS/Ketua Delegasi RI pada Pertemuan East Asia Summit (EAS) Senior Officials’ Meeting (SOM) di Pasay City, Filipina, 23 Mei 2017.
 
"Untuk itu, Indonesia memandang pentingnya kerja sama di bidang maritim terutama dalam mengatasi sampah plastik laut," imbuh Jose Tavares, dalam keterangan tertulis Kemenlu RI, Kamis 25 Mei 2017.
 
pada 2015, para Kepala Negara anggota EAS dalam pernyataannya Enhancing Regional Maritime Cooperation di Kuala Lumpur, menyatakan bahwa 'polusi laut telah menjadi salah salah satu permasalahan lintas batas, oleh karenanya, masalah tersebut harus ditangani secara efektif demi mencapai pembangunan laut dan perairan yang berkelanjutan'.
 
Pertemuan EAS SOM tahun ini membahas berbagai agenda strategis termasuk penguatan mekanisme EAS, isu Laut China Selatan, Semenanjung Korea, Terorisme serta Integrasi Ekonomi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan serta stabilitas, keamanan dan kesejahteraan di kawasan Asia Timur. 
 
Indonesia juga menyampaikan perkembangan positif terkait Laut China Selatan dimana saat ini merupakan momentum yang baik untuk ASEAN dan RRT mengembangkan kerja sama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. 
 
Kondisi Semenanjung Korea turut menjadi bahasan dalam pertemuan ini. Indonesia mendorong agar semua pihak melakukan upaya maksimal untuk menahan diri dan menghindari terjadinya peningkatan ketegangan guna menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan.
 
Di samping itu, dalam Pertemuan para Ketua SOM EAS kali ini juga dicapai pemahaman bersama mengenai perlunya negara-negara anggota EAS melihat sejauh mana arahan-arahan dari Kepala Negara EAS telah diimplementasikan. Selanjutnya, diharapkan pula agar forum Pertemuan para Duta Besar EAS di Jakarta dapat lebih dimaksimalkan dalam menjalankan serta mengkaji ulang berbagai program kerja sama dalam mekanisme EAS. Hal ini diharapkan dapat memacu peningkatan manfaat dari kerja sama EAS di kawasan.
 
Dibicarakan pula berbagai inisiatif dari negara-negara anggota EAS yang diharapkan dapat diajukan dan didukung oleh para Kepala Negara EAS dalam KTT EAS mendatang di Manila, pada November 2017. 
 
Pertemuan SOM EAS telah diselenggarakan secara berturutan (back to back) dengan SOM APT di Pasay City, Filipina, pada 23 Mei 2017 menjelang Rangkaian Pertemuan 50th ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM)/Post Ministerial Conference (PMC)/18th ASEAN Plus Three (APT)/7th East Asia Summit Foreign Ministers’ Meeting (EAS FMM) dan 24th ASEAN Regional Forum (ARF) pada Agustus 2017. 




(**/FJR)

Aksi Mahasiswa Save KPK

Yusril Langsung Gugat Pemerintah Jika Keppres Pembubaran HTI Keluar

Berita9.com - Ketua Tim Pembela Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melayangkan gugatan jika pemerintah menerbitkan Keppres pembubaran ormas Islam tersebut.

Yusril menegaskan jika pemerintah tetap ngotot mengeluarkan Keppres untuk membubarkan HTI, dia dengan tim hukumnya akan melawan lewat jalur hukum.

"Keppres keluar kami akan menggungat di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN)," ujarnya di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Pembubaran HTI oleh pemerintah, kata Yusril, harus melalui tahapan hukum. Yakni melakukan langkah-langkah persuasif jika dianggap melanggar. Di samping itu juga adalangkah administrif, dengan memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali. Kemudian sanksi berupa pemberhentian sementara. Baru setelah itu dilakukan pembubaran melalui pengadilan.

"Tahapannya panjang, bisa lima tahun," ujar Yusril.

Saat ini, lanjut dia, kondisi HTI dalam keadaan terintimidasi. Mau beraktivifitas tapi dilarang dan mengalami gangguan dari ormas lain yang berkolaborasi dengan Kepolisian.

"HTI berada diposisi yang benar, pemerintah yang salah," kata Yusril.

Yusril mengaku bersedia menjadi Ketua Tim Pembela HTI karena menilai pemerintah terlalu arogan dalam rencana pembubaran. Menurut dia, seharusnya pemerintah mengutamakan ruang dialog. Oleh karenanya, Yusril mengaku siap berdialog dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Kalau perlu dialog terbuka dan disiarkan langsung," tegasnya. (**/TS)

Pemerintah Akan Tetapkan Batasan Tarif Angkutan Berbasis Aplikasi

Berita9.com - Pemerintah berhati-hati dalam menetapkan kebijakan mengenai pengoperasian layanan transportasi berbasis aplikasi daring, termasuk yang berkenaan dengan batas tarifnya.

Direktur Angkutan dan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana menyatakan saat ini sedang dilakukan riset untuk menentukan kuota dan tarif taksi yang berbasis aplikasi.

Cucu menjelaskan bahwa Peraturan Menteri No 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek sudah mencakup ketentuan mengenai layanan transportasi berbasis aplikasi daring.

Menurut regulasi, ia menjelaskan, penetapan tarif layanan transportasi berbasis aplikasi daring diusulkan dinas-dinas perhubungan ke pemerintah provinsi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

"Paling tidak diharapkan akhir Mei ini sudah masuk semua usulannya sehingga bisa segera dilakukan pembahasan seperti apakah lebih baik per provinsi atau per klaster," katanya, Rabu 24 Mei 2017.

Menurut dia para penyedia jasa dalam layanan transportasi berbasis aplikasi daring menginginkan adanya batas tarif karena kompetisi makin ketat.

Pengamat sektor transportasi Achmad Izzul Waro kehadiran layanan transportasi dengan mekanisme pemesanan via aplikasi daring dengan harga terjangkau menjadi solusi pagi pengguna angkutan umum, yang sebelumnya harus memilih angkutan umum yang kebanyakan kurang aman dan nyaman serta taksi yang relatif mahal.

(**/NN)

Yaya Toure Bantu Korban Bom Manchester

Berita9.com - Yaya Toure dan agennya, Dimitri Seluk, berjanji menyumbang 100 ribu poundsterling untuk membantu korban serangan bom Senin di konser Ariana Grande di Manchester Arena.

Sebanyak 22 orang, termasuk anak-anak, tewas dan setidaknya 59 orang cedera akibat ledakan yang terjadi setelah pukul 22.30 itu.

Gelandang Manchester City, Yaya Toure, terpanggil untuk membantu ketika rincian data korban pertama telah diumumkan menurut Sky Sports News HQ.

Telah dikonfirmasi bahwa di antara para korban ada seorang anak perempuan bernama Saffie Rose Roussos yang masih berusia delapan tahun.

"Berita mengerikan di Manchester. Pikiran dan doa untuk semua yang terkena dampak," demikian cuitan Yaya Toure pada Selasa.

Dimitri Seluk sebagai perwakilan Toure kemudian mengatakan kepada Sky Sports: "Berita seorang anak perempuan berusia delapan tahun pergi melihat penyanyi idolanya dan tidak pulang ke rumah adalah hal terlalu berat untuk ditanggung."

"Yaya dan saya ingin membantu, kami berbicara pagi ini tentang apa yang terjadi dan dia bertanya kepada saya apa yang dia pikir bisa kami lakukan," lanjut Seluk.

"Kami sepakat menyumbangkan masing-masing 50.000 pound untuk membantu korban kejahatan mengerikan ini. Tidak masalah apakah korbannya berasal dari Manchester atau tidak," kata Seluk.

"Kami yang beruntung bisa bekerja setiap hari di sepak bola bisa melakukan ini semua karena kemurahan hati para penggemar dari seluruh dunia," katanya.

"Yaya berasal dari Pantai Gading, saya orang Rusia. Tidak masalah. Hari ini adalah kesempatan bagi kita melalui sepak bola untuk membantu," tambah dia.

"Anak lelaki saya berusia delapan tahun dan saya tidak dapat membayangkan rasa sakit dan penderitaan yang dialami orang tua Saffie hari ini."

Selain itu, istri dan dua anak perempuan manajer Manchester City Pep Guardiola ternyata ada di antara 21.000 penggemar dalam konser tersebut, namun semuanya lolos tanpa cedera, demikian Skysports. 

(**/SS)

Page 1 of 172

Uber

Go to top