Bank Sentral Diminta Bikin Sistem Pembayaran Lawan Bitcoin

Yves Mersch anggota dewan eksekutif European Central Bank (ECB), memandang sebelah mata  Bitcoin Yves Mersch anggota dewan eksekutif European Central Bank (ECB), memandang sebelah mata Bitcoin IST

Berita9.com - Dengan Bitcoin yang melesat melewati $11.000, cryptocurrency yang notabene dapat digunakan untuk melakukan pembayaran elektronik dengan instan telah menonjol dalam debat keuangan dan beberapa bank sentral seperti Swedia bahkan mempertimbangkan pengenalan cryptocurrency versi mereka sendiri.

Yves Mersch anggota dewan eksekutif European Central Bank (ECB), memandang sebelah mata token digital ini, namun dirinya juga mendesak bank komersial untuk memberikan sebuah alternatif baru.

"Bank perlu menerapkan pembayaran instan sesegera mungkin dan memberikan narasi alternatif untuk debat publik yang sedang berlangsung mengenai dugaan inovasi yang dibawa oleh skema mata uang virtual," tuturnya pada sebuah acara di Roma.

Sementara itu, adopsi mereka oleh pengecer masih rendah, mata uang digital pribadi menjadi sumber kekhawatiran bagi bank sentral karena dikhawatirkan mengancam kontrol mereka atas sistem perbankan dan jumlah uang beredar, yang dapat merusak kebijakan moneter yang mereka gunakan untuk mengelola inflasi.

Inilah sebabnya mengapa beberapa bank sentral seperti Riksbank Swedia dan Bank of England melihat manfaat memperkenalkan mata uang digital mereka sendiri.

Mersch mengatakan ECB akan "bereksperimen dengan uang tunai pada teknologi digital yang berbeda" namun tidak melihat ruang lingkup untuk "aplikasi petualangan" dari teknologi semacam itu.

"Kami juga akan bereksperimen dengan uang tunai pada teknologi digital yang berbeda," ujar Mersch, sebagaimaan dikutip dari Reuters, Selasa (5/12/2017).

"Aplikasi 'petualang' lain yang sifatnya lebih disruptif sama sekali tidak cukup kuat," tambahnya.

Komentarnya digaungkan oleh anggota dewan Bundesbank Carl-Ludwig Thiele, yang mengatakan di Berlin bahwa mata uang digital seperti eKrona yang diusulkan Swedia tidak dapat diperkenalkan di Jerman, di mana pembayaran tunai masih lazim digunakan.

"Masalah uang bank sentral digital adalah pandangan kita bukan pilihan yang realistis untuk masa yang akan datang," pungkas Thiele di sebuah acara.

(**/WE)

Rate this item
(0 votes)
Go to top