Olahraga

Olahraga (275)

Jakarta - Keputusan Edy Rahmayadi mundur dari kursi jabatan Ketua Umum PSSI disambut positif kalangan DPR. PSSI diminta melakukan reformasi di internal.

"Mengelola PSSI tidak bisa dilakukan dengan sambilan," kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Reni Marlinawati dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/1).

Legislator dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap paska keputusan mundur Edy Rahmayadi, kondisi di internal PSSI dapat lebih kondusif untuk membenahi internal organisasi serta pembinaan olahraga sepakbola di Indonesia.

"Wakil Ketua Umum PSSI yang menjadi penganti Edy hingga masa jabatan selesai pada tahun 2020 diharapkan mampu memimpin organisasi dengan baik," tambah Reni yang menjabat wakil ketum DPP PPP.

Reni juga berharap nahkoda baru PSSI dapat responsif dan terbuka dengan aparat kepolisian terkait dengan upaya penyidikan dugaan kasus pengaturan skor dalam pertandingan sepakbola di Indonesia.

"Pimpinan PSSI yang baru diharapkan bersama-sama aparat kepolisian melakukan bersih-bersih di internal PSSI. Saatnya PSSI lebih baik dan sepakbola Indonesia berprestasi," ujarnya.
Reni mengatakan semestinya sepakbola tidak hanya dimaknai semata-mata satu bagian dari cabang olahraga. Namun, sepakbola dapat memicu aspek ekonomi yang tidak kecil bagi Indonesia. Oleh karenanya PSSI harus bersih dan bekerja secara profesional.

"Saya meyakini jika bersih dan profesional sepakbola Indonesia akan memberi dampak ekonomi yang tidak kecil," terang Reni.

Menurut dia, dampak ekonomi muncul lantaran olahraga sepakbola digemari seluruh lapisan masyarakat yang akan memberi ekses penjualan tiket, merchandise serta ekses ekonomi lainnya seperti kuliner dan lain-lain. (*)

Berita9.com  - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menilai Edy Rahmayadi yang baru saja mengundurkan diri telah dikhianati oleh orang-orang di dalam PSSI.

Umuh mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI dalam kongres tahunan di Hotel Sofitel, Bali, pada Ahad (20/1).

Umuh menilai Edy lebih baik fokus mengurus Sumut ketimbang sepak bola. Ia menganggap rangkap jabatan Edy berpengaruh kepada kepengurusan internal organisasi PSSI, termasuk informasi terkini tentang sepak bola Indonesia yang diterimanya.

"Karena Pak Edy juga sibuk, jadi mungkin laporan dari anak buahnya 'enak-enak' saja ya. Ini Pak Edy juga dikhianati orang dalam [PSSI] sendiri," kata Umuh kepada para awak media.

Kendati demikian Umuh tidak menjelaskan lebih lanjut tentang 'orang dalam PSSI' yang dimaksud.

Mengenai pengganti Ketum PSSI, Umuh ingin menunggu komunikasi dengan rekan-rekan dia terlebih dahulu. "Tunggu lah, kami terlalu dini. Belum sampai situ, saya juga belum kepikiran siapa," katanya menambahkan.

Untuk sementara, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditunjuk Edy sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI.

Lebih lanjut, Umuh mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) harus segera dimulai. "Lebih cepat, lebih baik ya. Setelah pemilu mungkin," ucap dia.

Sebelumnya Edy sempat menyinggung Umuh sebagai sosok yang sering berkoar dari belakang untuk mengkritik PSSI. Sentilan tersebut Edy lontarkan saat menyampaikan pernyataan mundur dari PSSI.

Umuh sendiri mengaku tidak masalah dengan sindiran tersebut. Ia malah mengaku hubungannya dengan Edy selama ini sangat baik.

"Saya pernah diundang Pak Edy ke rumah dinas. Kalau saya pasrah saja, tidak ada masalah. Untuk persepakbolaan Indonesia, ini risiko saya," ujar Umuh.

"Kenapa harus sakit hati? Biar saja, orang semua tahu sepak terjang dan kiprah di persepakbolaan. Sekarang kami harus hati-hati memilih pemimpin," ujarnya melanjutkan.

Selain itu, Umuh juga menegaskan tidak berminat untuk menggantikan Edy sebagai Ketua Umum PSSI.

"Jangan lah, saya tidak mampu. Kalau saya hanya membimbing saja kalau ada yang tidak baik. Ada [calon Ketua Umum PSSI] yang lebih baik dan bagus dari kawan-kawan [pemilik suara], ayo siapa?" tutur Umuh. (*)

Jakarta - Bendahara PSSI yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Berlinton Siahaan, diperiksa sembilan jam lamanya sebagai saksi kasus pengaturan skor di Liga sepak bola Indonesia. Usai diperiksa, dia mengaku dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik.

"Pertanyaannya, 27 pertanyaan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin 14 Januari 2019.

Pertanyaan meliputi pengetahuannya sebagai Bendahara PSSI. Pada polisi dia mengaku siap membantu polisi memberantas mafia bola di negeri ini.

"Pertanyaan tadi khususnya cara pengeluaran uang di PSSI. Saya jelaskan sesuai dengan fungsi saya sebagai bendahara yaitu mengelola. Saya jawab dengan tegas dan organisasinya seperti apa di keuangan dan menyangkut pihak lain juga ada. Saya tegaskan kepada pihak kepolisian apa yang bisa saya jawab," katanya.

Berlinton mengatakan, kasus ini harus diselesaikan hingga tuntas hingga ke akarnya, agar tak mempengaruhi kompetisi. Berlinton tak mau skandal pengaturan skor akhirnya membuat Liga 1 2019 yang akan segera bergulir terganggu.

"Saya juga masih Dirut di liga Indonesia baru. Jika tidak diselesaikan masalah ini akan berlarut dan mempengaruhi kompetisi, sponsor-sponsor akan melihat kita apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak," ucap dia menyudahi.

Sebelumnya Berlinton tak memenuhi panggilan pada Selasa 8 Januari 2019 karena sedang berada di luar negeri. Lewat pengacara dia minta pemeriksaan ditunda 14 Januari 2019. (*)

Berita9.com - Penyerang Juventus asal Portugal Cristiano Ronaldo mengatakan timnya tidak terobsesi juara Liga Champions musim ini.

Menurut Ronaldo Si Nyonya Tua saat ini memilih fokus untuk pertandingan ke depan dengan menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar.

Pemain berjuluk CR7 itu juga enggan berangan-angan untuk menghadapi mantan klubnya Real Madrid di pertandingan final Liga Champions 2018/2019.

"Final Liga Champions melawan Madrid? Untuk saat ini saya membayangkan Juventus lolos ke perempat final. Kami harus berpikir setahap demi setahap," ujar Ronaldo dalam wawancara dengan Record dikutip dari Calciomercato.

"Pengalaman mengajarkan saya bahwa semuanya mungkin [terjadi] di Liga Champions. Tentu saja itu merupakan mimpi untuk memenangi trofi tersebut bersama Juventus, tetapi kami tidak bisa menjadikan itu sebagai obsesi," Ronaldo menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut Ronaldo yang kini berusia 33 tahun juga mengaku senang bisa kembali ke Old Trafford saat berjumpa dengan Manchester United di fase grup.

Di pertandingan itu Bianconeri menang 1-0 lewat gol Paulo Dybala. Di mata Ronaldo fan Setan Merah selalu menyambutnya dengan baik ketika kembali ke Old Trafford seperti saat ia masih bermain di Man United.

"Saya akan selalu memiliki rasa sayang yang besar untuk klub itu dan para penggemar dengan senang hati, dan saya berharap akan diterima dengan baik," tutur Ronaldo.

Ronaldo merasa senang diterima dengan sangat baik di Juventus. Menurut mantan pemain Man United itu tugasnya kini hanya mengembalikan kepercayaan dari banyak pihak.

"Saya mencoba mengembalikan kepercayaan dan dukungan dengan bekerja dan dengan apa yang bisa saya berikan kepada tim. Hasil sejauh ini cukup bagus, tetapi musim masih panjang dan kami ingin tetap menang serta bermain dengan baik," ucap Ronaldo.

Di musim ini Ronaldo mengalami masa sulit saat tampil di Liga Champions. Dari lima kali tampil di level elite turnamen antarklub Eropa itu Ronaldo baru mengemas satu gol. (*)

Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Tim Satgas Antimafia Bola dipastikan tak hanya mengusut dugaan pengaturan skor di pertandingan sepak bola tingkat lokal.

Dedi mengatakan, Satgas Antimafia Bola akan serius mengusut pengaturan skor agar prestasi sepak bola Indonesia semakin baik.

"Tapi juga termasuk pertandingan internasional, yakni pada final Piala AFF 2010 saat pertandingan sepak bola Indonesia versus Malaysia," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/12).

Dia mengatakan semua petunjuk dan keterangan saksi akan diproses Satgas Antimafia Bola untuk pembuktian hukum. 

"Iya, semua itu petunjuk. Yang mudah dulu (pengusutan Liga Indonesia). Kemudian punya peluang untuk mengusut yang lebih besar," katanya.

Menurut dia, proses hukum saat ini harus benar-benar mampu mengungkap dugaan adanya mafia sepak bola di liga sebelumnya sehingga kedepannya tidak lagi merusak sportivitas liga dan prestasi sepak bola Indonesia. 

Sebelumnya, mantan Manajer Timnas Piala AFF 2010 Andi Darussalam Tabusalla dalam sebuah wawancara menyebut pada final Piala AFF leg 1 di Stadion Bukit Jalil Malaysia saat Indonesia kalah 3-0 atas tuan rumah sudah diatur. Namun Andi tak menyebut secara rinci pengakuan tersebut. (*)

Berita9.com - Polisi menjadwalkan untuk memanggil Kementerian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) untuk dimintai keterangan soal dugaan pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Selain pihak Kemenpora, wasit di Liga Indonesia juga akan turut dipanggil.

Dalam salinan surat pemanggilan oleh Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, nama-nama yang akan dipanggil sudah tertera. Pada Rabu (26/12/2018) mendatang, Bareskrim akan memanggil Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.

"Iya betul penjadwalan sudah disusun. Mereka kita mintai keterangan. Ini soal laporan dari pihak ketiga yang sudah lama kita gali lagi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (22/12/2018).

Selanjutnya pada Kamis (27/12), Bsreksrim Dir OPS Risha Adi Wijaya, M. Reza Pahlevi dan Agung Setiawan selaku wasit di Liga Indonesia. Keesokan harinya, Jumat (28/12) Ketua Komdis PSSI Asep Edwin, Exco PSSI Hidayat dan Sanusi Karo Hukum Kemenpora akan diperiksa sebagai saksi.

Nama Hidayat memang sebelum meruak ke publik karena disebut-sebut terlibat dalam isu dugaan pengaturan skor. Tak lama isu itu ramai, Hidayat mengundurkan diri dari Exco PSSI.

Sebelumnya, pada Jumat (21/12) Bsreksrim sudah memeriksa Manajer Madura FC Januar Herwanto, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sam Bera dan Sekjen BOPI Andreas Marbun. Sementara Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlinton Siahaan akan dipanggil ulang karena tak hadir dalam pemanggilan kemarin. (*)

Berita9.com - Mohamed Salah terpilih sebagai Pemain Afrika Terbaik 2018. Pemain asal Mesir itu mempertahankan trofi yang diraihnya tahun lalu.

Salah mengalahkan rekan setimnya di Liverpool, Sadio Mane. Dia menjadi pemain Mesir ketiga yang memenangkan trofi ini setelah sebelumnya diraih Mohamed Barakat (2005) dan Mohamed Aboutrika (2008).

Mantan pemain AS Roma itu tampil impresif bersama Liverpool dengan mencetak 44 gol dari 52 pertandingan di seluruh kompetisi. Pemain 26 tahun juga membantu Liverpool lolos ke final Liga Champions meski kalah dari Real Madrid.

Salah juga menjadi inspirator keberhasilan Mesir lolos ke Piala Dunia 2018 atau yang pertama kali sejak 1990.

"Senang rasanya bisa menang lagi. Saya bahagia dan saya ingin menang lagi tahun depan," ujar Salah, dikutip dari Mirror. (16/12).

"Ada banyak momen indah di 2018. Pertandingan melawan AS Roma di Anfield (semifinal Liga Champions) luar biasa," tambahnya.

"Saya mencetak gol dan membantu tim meraih poin untuk bisa di puncak. Perasaan yang sangat luar biasa," tandasnya.

Daftar Pemain Terbaik Afrika

2018: Mohamed Salah (Liverpool dan Mesir)
2017: Mohamed Salah (Liverpool dan Mesir)
2016: Riyad Mahrez (Leicester City dan Aljazair)
2015: Yaya Toure (Manchester City dan Pantai Gading)
2014: Yacine Brahimi (Porto dan Aljazair)
2013: Yaya Toure (Manchester City dan Pantai Gading)
2012: Chris Katongo (Henan Construction dan Zambia)
2011: Andre Ayew (Marseille dan Ghana)
2010: Asamoah Gyan (Sunderland dan Ghana)
2009: Didier Drogba (Chelsea dan Pantai Gading)
2008: Mohamed Aboutrika (Al Ahly dan Mesir)
2007: Emmanuel Adebayor (Arsenal dan Togo)
2006: Michael Essien (Chelsea dan Ghana)
2005: Mohamed Barakat (Al Ahly dan Mesir)
2004: Jay-Jay Okocha (Bolton dan Nigeria)
2003: Jay-Jay Okocha (Bolton dan Nigeria)
2002: El Hadji Diouf (Liverpool dan Senegal)
2001: Sammy Kuffour (Bayern Munchen and Ghana) (*)

Jakarta - Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief angkat bicara soal rumor juara Liga 1 2018 milik Persija Jakarta yang dianggap 'settingan'. Menurutnya, Macan Kemayoran juara berkat kehendak Allah bukan keinginan manusia.

Hal tersebut disampaikan Ferry di podium perayaan juara Persija yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta. Acara ini turut dihadiri pemain dan manajemen tim Ibukota beserta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Persija juara settingan Allah. Kita tahu bagaimana perjuangan pemain semua di lapangan," kata Fery dari atas podium di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12).

Hal ini diucapkan Fery menyusul banyaknya nada sumbang soal kemenangan Persija. Padahal menurut Fery banyak perjuangan di balik predikat juara Persija yang sudah 17 tahun menjauh.

Ferry juga mengucapakan terima kasih kepada seluruh anggota Jakmania yang konsisten mendukung Macan Kemayoran. Sambil berseloroh Ferry menceritakan beragam pengorbanan yang dilakukan The Jakmania demi mendukung tim idolanya.

"Gua tau lo pada nyuri setrikaan emak buat nonton pertandingan. Ngaku lo pada," kata dia yang disambut gelak tawa penonton.

Terakhir, Ferry atas nama suporter menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang turut mendukung kegiatan Persija. "Kalau bukan Pak Anies yang telepon kita mungkin enggak bisa main di GBK," ujarnya.

Dalam acara ini, ada tiga piala yang diserahkan secara resmi oleh Persija kepada DKI Jakarta. Adapun tiga piala itu ialah trofi Liga 1, Piala Presiden, dan trofi Boost Sports Fix Super Cup 2018.

Massa terlihat riuh selama menjalani prosesi penyerahan trofi. Kebanyakan dari mereka menggunakan baju jingga dan merah serta membawa syal sambil menyanyikan lagu We Are The Champion.

"We are The Champion, no time for loser cause we are the Champion of the world," sambung riuh para penonton.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung menyambut The Jakmania yang merayakan kemenangan klub sepak bola kesayangannya setelah meraih gelar juara Liga 1 2018 .

"Karena ini adalah perayaan rakyat dan Insya Allah kemenangan ini jadi babak baru," kata Anies.

"Kita merayakan ini sebagai perayaan rakyat, keberhasilan Persija, para pemainnya, pelatih dan jutaan pendukung persija yang ke mana pun Persija main, selama ini selalu didukung dan didampingi," tambah Anies. (*)

Berita9.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi Jakmania yang telah bertanggung jawab membersihkan bus Transjakarta yang dicorat-coret usai laga Persija vs Mitra Kukar pada Ahad (9/12/2018).

"Apresiasi kepada teman-teman Jakmania yang telah ikut ambil tanggung jawab menjaga Jakarta," kata Anies melalui twitternya, Jumat (14/12/2018).

Menurut dia, bus Transjakarta merupakan sarana transportasi publik sehingga semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya bersama-sama.

"Transjakarta dan fasilitas publik lainnya adalah milik kita bersama," ujarnya.

Oleh karena itu, Anies mengingatkan para pendukung klub Persija untuk tetap tertib dalam merayakan kejuaraan Liga 1 Tahun 2018 di Balai Kota pada hari Sabtu (15/12/2018).

"Pada pawai kemenangan @Persija_Jkt besok, mari rayakan dengan gembira dan tetap #JagaJakarta," tandasnya.

Sebelumnya, Jak Mania merayakan juara tim kesayangannya di Bundaran Hotel Indonesia pada Ahad (9/12/2018) malam. Bahkan, saat merayakan juara di sana, sejumlah Jak Mania terjun ke air pancur Bundaran HI.

Selain itu, ada dugaan Jak Mania melakukan vandalisme terhadap Bus TransJakarta di sekitar lokasi perayaan. (*)

Jakarta - Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018 setelah mengalahkan Mitra Kukar 2-1 dalam laga pekan ke-34 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad (9/12) sore. Persija mengumpulkan 62 poin, unggul satu poin atas PSM Makassar.

Tim tuan rumah mengawali laga dengan agresif. Sejak menit-menit awal para pemain Persija gencar menyerang untuk mencetak gol perdana.

Seluruh pemain berseragam merah rajin menjemput bola di daerah permainan lawan sehingga menyulitkan Mitra Kukar mengembangkan permainan. Bahkan pertandingan sempat berjalan di separuh lapangan saja. Kendati demikian, Marko Simic dan kawan-kawan tidak mampu leluasa membukukan peluang.

Memasuki menit ke-15, Persija mendapat penalti setelah wasit Prasetyo Hadi menunjuk titik putih. Wasit asal Jawa Timur itu menilai Saepuloh Maulana melanggar Marko Simic yang terjatuh. Penyerang asal Kroasia itu menjadi eksekutor tendangan 12 pas yang mampu membobol gawang Yoo Jaehoon.

Intensitas laga tetap terjaga karena tim tamu tidak menyerah untuk mengejar ketertinggalan. Serangan balik memanfaatkan dua atau tiga pemain menjadi satu-satunya cara bagi Naga Mekes untuk mencuri kesempatan.

Sebelum turun minum, Rohit Chand dan Renan da Silva membukukan peluang yang gagal berbuah gol sehingga laga babak pertama berakhir dengan skor 1-0.


Memasuki babak kedua Persija tidak menurunkan tempo pertandingan. Riko Simanjuntak menghadirkan ancaman pada menit ke-49 yang gagal dituntaskan Ramdani Lestaluhu yang baru masuk pada babak kedua menggantikan Sandi Sute.

Lima menit berselang giliran Mitra Kukar yang mencuri kesempatan melalui Mauricio Leal, namun laju bola yang tidak kencang masih dapat diamankan Andritany.

Persija mencetak gol kedua pada menit ke-59 melalui Marko Simic yang menyundul bola lambung. Sebuah kemelut di kotak penalti Mitra Kukar yang berasal dari tendangan sudut coba diredam Leal dengan menendang bola, namun bola yang melambung tinggi justru dimanfaatkan dengan baik oleh Simic.

Gol kedua Persija mendapat protes dari pemain dan pelatih Mitra Kukar. Skuat tamu menilai gol tersebut tidak sah karena Yoo Jaehoon dihalangi Ramdani Lestaluhu.
 
Dua peluang tendangan bebas yang coba dimanfaatkan Septian David Maulana masih bisa diamankan Andritany.

Pada menit ke-67 wasit menunjuk titik 12 pas setelah Rohit Chand handsball di dalam kotak 16. Fernando Rodriguez Ortega yang maju sebagai algojo tidak mampu menaklukkan Andritany. Bola yang ditempatkan ke sisi kanan gawang dapat dibaca dan kemudian ditepis oleh kiper Timnas Indonesia itu.

Sebuah eksekusi tendangan bebas pada menit ke-75 kembali mengancam gawang tuan rumah. Tendangan bebas Anindito Wahyu berhasil ditangkap Andritany, namun benturannya dengan Saepuloh Maulana membuat bola terlepas dan Fernando menendang bola masuk ke gawang. Wasit tidak mengesahkannya menjadi gol dan memberi tendangan bebas untuk Persija.

Novri Setiawan gagal menambah gol Persija ketika mendapat peluang pada menit ke-81 setelah mendapat umpan dari Rohit Chand. 
Pada menit ke-88, Mitra Kukar mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan melalui Aldino Herdianto yang melepaskan tembakan jarak jauh. Andritany gagal membaca arah bola karena si kulit bulat sempat mengenai badan pemain bertahan Persija.

Skor 2-1 menjadi hasil akhir yang memastikan Persija meraih gelar juara Liga 1 2018. Persija berada di puncak klasemen dengan 62 poin, unggul satu poin atas PSM Makassar.
 
Dari laga lain yang berlangsung pada Ahad (9/12) PSM meraih kemenangan besar atas PSMS dengan skor 5-1. Sementara Perseru Serui mengalahkan Persipura Jayapura 2-0. Kemenangan juga diraih PS TIRA atas Borneo FC dengan skor 3-1. Sriwijaya yang bertamu ke Arema menelan kekalahan 1-2.

Susunan pemain inti Persija Jakarta:
Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Jaimerson Xavier, Maman Abdurahman, Rezaldi Hehanusa; Rohit Chand, Sandi Sute, Renan da Silva, Riko Simanjuntak, Marko Simic, Novri Setiawan.

Susunan pemain inti Mitra Kukar:
Yoo Jaehoon; Saepuloh Maulana, Mauricio Leal, Dedy Gusmawan, Wiganda Pradika; Septian David Maulana, Luthfi Kamal Baharsyah, Anindito Wahyu, Hendra Bayauw, Fernando Ortega, Dedy Hartono.
 
(*)
Page 1 of 20
Go to top