Foto

Foto (591)

Nelayan dari berbagai daerah yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Indonesia (ANI) menggelar unjuk rasa di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Mereka mendesak Pemerintah mencabut Peraturan Menteri Nomor 2/2015 yang mengatur penggunaan alat cantrang oleh nelayan tradisional.

Ribuan nelayan dari sejumlah daerah di Indonesia itu memadati kawasan Monas yang langsung bersebrangan dengan Istana Presiden. Mereka berasal dari Kalimantan Barat, Madura, Lampung, Sulawesi, Pati, Banten, dan Rembang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah dan nelayan terus berupaya mencari solusi dari pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat menggelar pertemuan dengan 16 nelayan yang merupakan perwakilan nelayan Jawa Tengah yang berasal dari Tegal, Batang, Pati, dan Rembang. Pertemuan tersebut dihelat di rumah makan Sate Batibul Bang Awi, Kabupaten Tegal, pada Senin, 15 Januari 2018.

"Kita carikan solusi agar nelayan ini juga bisa melaut dengan baik. Tapi juga dari sisi penggunaan alat-alat yang berdampak tidak baik bagi lingkungan itu juga tidak (merusak),” ujar Jokowi (16/1/2018).

Dalam pertemuan itu, para nelayan juga mengusulkan agar pemerintah melakukan uji petik yang melibatkan para ahli guna membuktikan apakah cantrang merusak lingkungan atau tidak.

Selama uji petik, para nelayan minta penggunaan cantrang dilegalkan dulu.

Menanggapi hal ini, Jokowi menyatakan memahami apa yang disampaikan nelayan dalam pertemuan tersebut serta sangat memperhatikan kesejahteraan para nelayan.

Tuntutan para nelayan akan dibahas pada Rabu, 17 Januari 2018 bersama para wakil dari nelayan, bupati, serta Menteri Kelautan dan Perikanan di di Istana Kepresidenan Jakarta.

(**/IST)

Berita9.com - PT TransJakarta menargetkan bisa menguji coba enam rute perjalanan program One Karcis One Trip (OK Otrip) di seluruh DKI Jakarta selama sebulan. Keenam rute itu akan dilayani sekitar 100 angkutan kota yang terintegrasi dengan layanan OK Otrip.

"Enam rute itu targetnya ada 100 kendaraan," kata Direktur Pelayanan Pengembang Bisnis dan SDM TransJakarta Wilfizon Yuza di sela uji coba OK Otrip rute Kampung Melayu-Duren Sawit Jaktim.

Yuza mengatakan keenam rute tersebut akan tersebar di lima kota di DKI Jakarta. Keenam rute tersebut akan diuji secara bertahap dalam kurun waktu sebulan ke depan.

"Secara bertahap kita akan tambah kurang-lebih enam rute secara bertahap dalam satu bulan," tambah dia.

Yuza menambahkan, selama masa uji coba hingga April, tarif OK Otrip gratis. Menurut Yuza, para penumpang yang belum punya kartu OK Otrip tak perlu khawatir. Pihak TransJakarta menyiapkan kartu yang dipinjamkan kepada para penumpang.

"Jadi peminjaman kartu ini selama 15 hari ini. Selama uji coba ini, naik harus taping tapi tarif nol sampai tanggal 31 Januari (2018) tanpa kartu. Habis itu, harus pakai kartu sendiri pada 1 Februari (2018)," terangnya.

Kepala Humas PT TransJakarta Wibowo mengatakan, dari keenam rute tersebut, dua rute siap diuji coba. Kedua rute tersebut adalah rute Semper-Rorotan diuji coba hari Selasa (16/1) dan rute Kampung Rambutan-Pondok Gede diuji coba Rabu (17/1).

"(Tiga rute) sedang didiskusikan dengan para operator angkutan," kata Wibowo.

(**/IST)

Berita9.com - Ratusan petani bawang merah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut pemerintah menolong petani agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar dengan menstabilkan harga jual bawang merah, Senin.

Aksi unjuk rasa ratusan petani bawang merah yang tergabung dalam Paguyuban Petani Bawang Merah Pati (PPBMP) digelar di Alun-alun Pati, digelar dengan mengusung sejumlah poster bertuliskan tentang keluhan petani soal anjloknya harga bawang merah.

Selain itu, pengunjuk rasa juga menampilkan pocong sebagai simbol kerugian petani bawang merah karena bukan keuntungan yang diperoleh, melainkan kerugian.

"Kami hanya bisa berharap kepada pemerintah agar bisa menstabilkan harga bawang merah," kata koordinator aksi Suparlan di Pati, Senin (15/1/2018).

Ia mengaku, sedih karena harga jual bawang merah saat ini hanya dihargai Rp5.000 per kilogram, sedangkan harga yang bisa membuat petani untung berkisar Rp17.000/kg.

Menurut dia, pemerintah bisa membantu petani bawang merah, karena Bulog juga bisa melakukan penyerapan komoditas tersebut.

Sebelumnya, kata dia, Bulog juga berjanji akan menyerap, namun hingga sekarang belum juga terealisasi.

Ia mengaku, bingung harus mengadu ke mana, agar kerugian yang diderita petani bawang merah tidak semakin besar.

"Mudah-mudahan, Bupati Pati bisa mencarikan solusi terbaik atas kondisi yang dialami petani bawang merah saat ini," ujarnya.

Sumarno, petani bawang merah lainnya mengaku, petani bisa mengembalikan permodalan sangat disyukuri, karena harga jual Rp5.000/kg sangat merugikan petani.

Harga jual bawang merah mulai turun, kata dia, sejak pertengahan tahun 2017 dan berlanjut hingga sekarang.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin saat menerima perwakilan petani bawang merah di aula Pendopo Kabupaten Pati menyatakan, kesiapannya membantu petani agar tidak mengalami kerugian yang cukup besar.

"Kami akan menginstruksikan semua PNS di Pati untuk membeli bawang merah dari petani di Pati sebagai bentuk gerakan solidaritas terhadap petani," ujarnya.

Setiap PNS, kata dia, akan diminta membeli dalam jumlah minimal dua kilogram dengan harga Rp15.000 per kilogramnya.

Ia menganggap, harga jual bawang sebesar Rp15.000/kg, tentu masih bisa dijangkau para PNS.

"Apalagi, tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS di Pati juga cukup tinggi," ujarnya.

Sementara jumlah PNS di Kabupaten Pati tercatat sebanyak 11.100 PNS, sehingga ketika semuanya bersedia membeli bawang merah petani tentunya bisa mengurangi beban kerugian yang bakal ditanggung petani.

(**/IST)

Berita9.com - Flyover atau jalan layang Pancoran, Jakarta Selatan resmi dibuka sejak pukul 06.17 WIB tadi. Meski terdiri dari dua lajur jalan, baru satu saja yang dibuka.

Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang (SJTS) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menjelaskan alasannya. Menurut dia hal itu disebabkan terdapat jalur yang memotong arus lalu lintas di ujung flyover.

"Di ujung sebelah barat itu, itu ada kendaraan dari front pagenya flyover sendiri yang akan memotong sebelah kanan," ujar Heru di flyover Pancoran, Senin (15/1/2018).

Pemprov DKI akan memantau terlebih dulu perilaku pengguna flyover Pancoran. Dengan begitu, akan terlihat efek pemotongan tadi terhadap kondisi lalu lintas secara keseluruhan.

"Ya mudah-mudahan besok bisa kita coba semua (dua lajur)," ucapnya.

Heru mengatakan, tidak ada uji coba penggunaan flyover Pancoran. Ia menambahkan uji coba dilakukan bersamaan dengan pembukaan jalan.

“Sebenarnya ini bukan uji coba. Ini langsung kita buka, jadi seterusnya akan kita buka terus,” jelas Heru.

(**/IST)

Berita9.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan vaksin produksi PT Bio Farma Persero terjamin aman dan halal. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir menerima program vaksin difteri dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Kalau vaksin dari Bio Farma itu aman jadi jangan khawatir dengan faktor kehalalan dan lain-lain," kata Anies di Jakarta Barat, Minggu (14/1/2018).

Hal itu ia ungkapkan menanggapi informasi adanya beberapa sekolah yang tidak mau menerima program vaksin difteri. Mantan Rektor Paramadina itu mengatakan, vaksin merupakan hak anak-anak yang wajib dipenuhi.

"Kita tidak ingin anak-anak kita justru menderita di kemudian hari dan insya Allah vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma ini aman. Kalau vaksin yang di tempat lain kita tidak tahu," ujar dia.

Belakangan ini telah terjadi lonjakan kasus difteri di Jakarta selama 2017. Hal ini direspons oleh Pemprov DKI dengan memberikan program vaksinasi.

Pada fase pertama ditargetkan 1,2 dua juta jiwa di Jakarta Barat dan Jakarta Utara tersentuh program ini. Saat ini sudah ada 936 ribu orang atau sekitar 78 persen masyarakat yang terjangkau sudah divaksinasi.

Menurut Anies, difteri merupakan penyakit yang membutuhkan respons cepat dan masif. Kini telah banyak organisasi juga ikut berpartisipasi dengan menyenggalarakan imunisasi di mall, sekolah, kantor, apartemen, dan rumah susun. Ia mengajak semua organisasi berperan dalam hal ini.

(**/IST)

Berita9.com - Ayana Jihye Moon (22), mantan personel F-VE DOlls atau 5Dolls kini berkunjung di Indonesia.

Di Tanah Air, dia menjalankan sejumlah agenda, antara lain bertemu dengan fansnya.

Ayana kian terkenal setelah memeluk islam dan memutuskan untuk berhijab setelah penasaran dengan budaya Timur Tengah.

Keputusan menjadi mualaf pun cukup mengejutkan, terlebih dia juga memilih meninggalkan F-VE DOlls atau 5Dolls yang telah membesarkan namanya.

Banyak yang kemudian membagi tautan berisi foto-foto Ayana yang berhijab.

Gadis kelahiran 28 Desember 1995 memutuskan memeluk Islam ketika masih duduk di bangku setingkat SMU di Korea.

Mem-posting puluhan fotonya dalam balutan hijab melalui akunnya pada Instagram @xolovelyayana, Ayana mendapat simpati dan perhatian dari kalangan netizen.

Itu karena keputusannya menjadi mualaf merupakan langkah drastis mengingat ia adalah satu-satunya yang memeluk Islam di keluarganya.

Selain itu populasi muslim di Korea sendiri juga hanya sekitar satu persen saja.

“Orang-orang Korea tak peduli dengan agama Islam, tapi mereka menghormatinya. Meskipun tak bisa dipungkiri ada juga orang-orang yang membenci Islam,” kata Ayana soal dirinya. 

Saat memutuskan menjadi mualaf, Ayana kemudian meninggalkan negaranya sebab kini dia sedang menempuh studi Islam pada Universitas Islam Malaysia.

Sebenarnya, awalnya, Ayana sangat penasaran dengan ajaran Islam.

Saat SMA, Ayana sudah tak bisa lagi menahan rasa ingin tahunya tentang Islam.

Dia kemudian mempelajari Islam melalui internet.

Ayana juga sempat mengikuti summer camp selama 3 hari.

Ia pun makin mantap memutuskan untuk masuk Islam.

 

(**/IST)

 

 
 

 

Page 1 of 43
Go to top