Foto

Foto (1256)

Berita9.com - Puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Tuna Netra Nasional menggelar sosialisasi fungsi Guiding Block di sepanjang trotoar Jalan Malioboro Yogyakarta.

Ketua Komunitas Tuna Netra Nasional Budi Arfan (36) mengatakan para tuna selama ini belum bisa menikmati fasilitas Guiding Block karena minimnya kesadaran masyarakat.

"Tanggal 17 ini bangsa Indonesia memperingati hari merdeka. Maka kami dari komunitas tuna netra juga ingin merdeka untuk berjalan di atas Guiding Block yang ada di trotoar," ujar Budi.

Budi menceritakan, selama ini kesadaran masyarakat terhadap fungsi Guiding Block masih sangat minim. Sehingga tidak jarang ketika para tuna netra berjalan sering menabrak pengguna jalan hingga barang-barang milik masyarakat.

"Kurang nyaman aja, kita lagi jalan tau-tau nabraK orang, tahu-tahu nabrak barang, kardus, tas yang diletakkan di Guiding Block," ujarnya.

"Padahal jalur (Guiding Block) ini diperuntukkan untuk kami tuna netra agar bisa berjalan dengan tepat, cepat, dan aman," tambah Budi

Budi Berharap masyarakat mempunyai kesadaran dan mengetahui fungsi Guiding Block agar penerapan UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas dapat terpenuhi secara maksimal.

"Harapannya ke depan masyarakat tau fungsi Guiding Block dan memberi kesempatan untuk kami merdeka," kata dia

Sementara itu Anggota Mentaok Volks Wagen Team Panggih Cahyo Arianto, saat mendampingi Budi mengatakan keprihatinannya terhadap penyandang disabilitas yang hak-hak nya kurang terpenuhi.

"Sebenarnya kalau Guiding Block ini difungsikan dengan benar, mereka dapat berjalan dengan nyaman bahkan tanpa harus menggunkan tongkat," kata Panggih.

(**/IST)

Berita9.com - Sejumlah warga Kota PalangkaRaya, Kalimantan Tengah kecewa dengan aturan sepihak dari pemerintah provinsi. Aturan itu terkait larangan pengiriman obat tradisional berupa akar bajakah melalui jasa pengiriman.

Salah seorang warga Kota Palangkaraya yang tinggal di Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu bernama Agus membenarkan bahwa paket barang miliknya yang berisi akar bajakah tidak bisa dikirim melalui jasa pengiriman. Akar tersebut akan ia kirim untuk keluarga, teman, maupun sejumlah orang di luar Kalteng yang percaya dengan khasiat obat tradisional tersebut.

"Kalau memang melarang warga membawa akar Bajakah ke luar daerah ini, seharusnya pemerintah provinsi mengeluarkan peraturan daerah (perda) atau peraturan gubernur (pergub) maupun imbauan untuk bisa melarang mengenai hal itu, sehingga warga bisa mengetahui secara jelas dan memakluminya," ujarnya pada Sabtu (17/8).

Anehnya ketika bajakah viral, pemprov tiba-tiba saja melarang masyarakat untuk membawanya ke luar Kalteng. Agus mengatakan tiba-tiba saja ada pengumuman dari sejumlah jasa pengiriman yang menyatakan bahwa pengiriman paket herbal khususnya bajakah untuk sementara waktu dilarang untuk dikirim.

Hal ini membuat sejumlah yang ingin mengirim paket akar Bajakah ke luar daerah batal dikirimkan. Agus sangat kecewa dengan adanya larangan tersebut. Tindakan Gubernur Kalteng yang melarang hal ini dianggapnya arogan. Padahal obat penyembuh penyakit kanker ini belum resmi dipatenkan.

Namun, dengan adanya larangan dari pemprov setempat ia pasrah dan tidak bisa berbuat banyak. Agus harus merelakan tumbuhan obat tersebut dibawa pulang kembali ke rumah.

Warga lainnya bernama Rusdiah mengatakan dengan adanya kejadian tersebut dirinya juga tidak sepenuhnya menyalahkan pemprov. "Mungkin niat pemrov baik dalam melindungi hasil temuan rahasia terbesar alam yang dimiliki Kalteng," ungkapnya.

Akan tetapi perlu ada regulasi baik itu perwali, perbup, atau imbauan kepada warga Kota Palangkaraya dan sekitarnya untuk mengetahui alasan pelarangan tersebut. Dengan demikian tidak terkesan buru-buru dalam memutuskan sebuah kebijakan.

Salah satu karyawan JNE express yang berada di Jalan Seth Adji, Idan, membenarkan adanya larangan pengiriman akar bajakah untuk semetara waktu. "Ya mas sejak sore tadi ada larangan paket berisi akar bajakah tidak bisa dikirim melalui jalur udara karena pihak Bandara Tjilik Riwut melarangnya," katanya.

Idan menjelaskan larangan tersebut berlaku sejak Jumat (16/8). Berdasarkan informasi yang didapat ada instruksi dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beserta sejumlah instansi yang siang itu mendatangi Bandara Tjilik Riwut dan kantor Karantina.

Dengan adanya kebijakan tersebut, maka JNE express tidak menerima sementara paket pengiriman yang berisi akar bajakah. Namun, untuk paket berisi akar bajakah yang sudah terlanjur diterima JNE, pihaknya tetap akan mengantarkan paketan sesuai ke tujuan. "Hanya saja tidak melalui jalur udara, melainkan bisa melalui jalur lain yakni menggunakan jalur kapal laut," ucapnya.

(**/IST)

Berita9.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan Indonesia perlu mengantisipasi serangan ekonomi dari negara-negara lain.

Sebab, serangan saat ini bukan dalam hal invasi militer, melainkan penguasaan ekonomi dan teknologi. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah Cina.

"Negara negara besar akan melakukan cara penguasaan ekonomi. Cina tidak akan menyerang Indonesia, tetapi akan menyerang kita dari sisi ekonomi, bisa industri macet apabila kemampuan kita tidak terjadi," kata JK saat memberikan Pembekalan Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoau dan Sespimmen Polri Tahun  2019 di Markas Seskoal, Kebayoran Lama, Rabu (14/8).

Oleh karena itu, JK menekankan pentingnya penguasaan ekonomi dan teknologi dalam menghadapi tantangan ekonomi dari negara-negara luar.

"Tantangan dari luar harus kita hadapi secara bersama sama, memperbaiki efisiensi kita, dan memperbaiki sumber daya kita, akan terjadi persaingan besar dan yang menang adalah yang menguasai inovasi teknologi dan menguasai keuangan," kata JK.

(**/IST)

Berita9.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X terkesan dengan kedalaman nilai dalam film Bumi Manusia yang diadaptasi dari Novel Pramoedya Ananta Toer.

"Kalau filmnya itu cerita dari Pramoedya, ya jelas itu yang bisa kita nikmati. Kesan saya bagaimana cerita itu bukan bicara klimaks, seperti cerita yang lain, tetapi kedalaman 'values' (nilai)," kata Sultan seusai menonton Film Bumi Manusia di Bioskop Empire XXI, Yogyakarta.

Menurut Sultan, film besutan Sutradara Hanung Bramantyo itu mampu menyajikan potret detail bagaimana seseorang dahulu membuat tatanan atau aturan hukum, bagaimana menghargai orang berdasarkan kulitnya, bagaimana penjajahan dan yang dijajah, hingga gambaran bagaimana tidak adanya hukum yang memberikan adil.

"Jadi memang itu kompleks sekali, tapi di situlah kita bisa paham. Bagaimana arti penjajahan itu dan bagaimana arti kehidupan yang keadilan itu ditafsirkan sendiri-sendiri tanpa ada kepastian," kata Raja Keraton Ngayogyakarta ini.

Lebih dari itu, menurut Sultan, film berdurasi tiga jam itu juga mampu menuntun para penonton memiliki kesadaran akan pentingnya membangun persaudaraan, pertemanan, serta menghargai sesama.

Sultan menghadiri gala premiere film Bumi Manusia di Empire XXI, Yogyakarta, Selasa malam, didampingi istri, GKR Hemas. Hadir pula para pemeran yakni Mawar de Jongh, Ine Febrianti, Donny Damara, serta sutradara Hanung Bramantyo.

"Suatu kehormatan buat kita semua, buat saya terutama karena baru kali ini film saya ditonton bersama beliau (Sultan HB X) dan ini membuktikan bahwa beliau memberikan apresiasi yang cukup besar terhadap karya pak Pramoedya Ananta Toer," kata Hanung.

Bagi Hanung, yang terpenting film garapannya tersebut bisa selesai dan bisa dinikmati masyarakat pada tahun ini. "Buat saya film ini bisa selesai, bisa dinikmati dan bisa dianggap film yang tidak mencederai novelnya saja sudah cukup. Yang lain seperti jumlah penonton, berapa, itu bonus," kata dia.

(**/IST)

Berita9.com - Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya mengatakan saat ini peringatan terhadap kamera Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) kini ada di aplikasi Global Posisioning System (GPS) Waze.

Menurutnya ini merupakan bentuk penegakan hukum yang menghadirkan unsur prvensi dan edukasi.

"e-TLE tidak hanya penegakan hukum, tapi unsur prevensi dan edukasi. Melalui aplikasi Waze diharapkan bisa mewujudkan budaya tertib berlalu lintas," katanya di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Saat pengguna jalan menggunakan aplikasi Waze kemudian berkendara dan melewati jalur yang menjadi titik kamera e-TLE maka dalam layar telepon genggamnya akan terpampang jelas unit kamera tersebut. Bukan hanya satu, dalam aplikasi Waze semua titik kamera terdeteksi dan tereksplorasi dalam layar.

"Sungguh terlalu jika masih ada pengendara yang melanggar lalu lintas," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya selalu membuka informasi yang membangun kepada masyarakat. Hal ini menurutnya sebagai salah satu bukti lagi guna mematahkan anggapan petugas yang meraup keuntungan dari penindakan hukum atau tilang.

"Kebijakan ini mematahkan pemikiran negatif oleh beberapa oknum yang menganggap jika kami meraup untung dari tilang. Jadi salah besar jika ada pemikiran seperti itu," ucapnya.

Ia pun berharap masyarakat bisa tertib bukan didasari karena takut karena ditilang melainkan karena kesadaran untuk bisa mentaati peraturan lalu lintas.

"Jangan hanya gara-gara itu (warning kamera e-TLE) kita jadi tertib berlalu lintas ya. Jadikanlah tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan demi Kelancaran dan keselamatan anda di jalan raya," tandasnya.

(**/IST)

Berita9.com - Masyarakat melakukan aksi tabur bunga di jalan masuk Overpass Manahan, Solo. Mereka menabur sembari berdoa agar kasus tabrak lari yang menewaskan warga Solo bernama Retnoning Tri itu diusut tuntas.

Tabur bunga dilakukan oleh tujuh perwakilam Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Lembaga inilah yang juga mengajukan gugatan praperadilan kepada Kapolresta Surakarta atas pengusutan kasus tabrak lari pada 1 Juli 2019 lalu.

Mereka membawa dua wadah berisi bunga dan menaburkannya di sisi utara jalan layang. Aksi dilakukan juga sebagai bentuk bela sungkawa terhadap keluarga korban.

"Kasus ini sudah berjalan sebulan lebih, tapi belum jelas kelanjutannya. Kita berharap agar kasus ini segera diungkap oleh kepolisian," kata koordinator aksi, Sigit Sudibyanto, Senin (12/8/2019).

Sigit yang juga kuasa hukum LP3HI dalam sidang praperadilan tersebut, mengatakan hari ini sidang sudah mulai digelar. Dia memberikan waktu tujuh hari kepada Polresta Surakarta untuk menetapkan tersangka kasus tabrak lari.

"Kami bersedia damai asalkan dalam tujuh hari polisi bisa menetapkan tersangka. Jika terpenuhi, maka gugatan akan kami cabut," ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Hukum Polresta Surakarta, Iptu Rini Pangestu yang juga kuasa hukum tergugat, mengatakan siap meneruskan proses sidang sesuai jadwal. Dia juga sudah menyiapkan materi untuk persidangan selanjutnya.

"Kita ikuti saja sidangnya. Besok bisa diikuti jawabannya. Kasusnya sekarang masih dalam tahap penyelidikan," kata Rini.

(**/IST)

Berita9.com - Peternak di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menjual ternaknya untuk membeli air bersih. Kemarau panjang melanda wilayah ini menyebabkan warga warga di Dusun Jerukgulung, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop sulit mendapatkan air 

Suginem (49) merupakan salah satu penduduk Dusun Jerukgulung yang mengaku menjual ternak berupa kambing demi mendapatkan persediaan air bersih. Ia melepas satu ekor kambing agar memiliki dana untuk membeli air bersih.

"Saya belikan air bersih satu tangki isinya 6 ribu liter," katanya. (12/8).

Menurut Suginem, satu tangki air bersih seharga Rp 120 ribu bisa mencukupi kebutuhan selama tiga pekan. Pasokan air itu menopang kebutuhan dirinya beserta suami dan dua anaknya.

"Selain membeli air bersih, uang hasil penjualan ternak ini juga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari hingga biaya keperluan anak-anaknya," katanya.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto, warga daerahnya menjadikan hewan ternak sebagai tabungan. Saat membutuhkan uang, mereka menjual ternaknya.

"Hewan ternak itu tabungan bagi masyarakat," katanya.

Bambang mengatakan, fenomena menjual hewan ternak saat kemarau biasa terjadi. Setelah kebutuhannya terpenuhi, warga setempat biasanya kembali membeli hewan yang berukuran kecil.

"Diganti hewan ternak yang kecil kemudian dibesarkan lagi. Itu luar biasa," ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan, setidaknya sudah ada 14 kecamatan dari 18 kecamatan di Gunung Kidul telah melaporkan warganya mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Bantuan dropping air bersih masih terus dilakukan, baik oleh pemkab, swasta, maupun masing-masing pemkec yang mempunyai anggaran dan tangki.

Kecamatan yang terkena dampak krisis air dan sudah mendapatkan bantuan air bersih antara lain Girisubo, Rongkop, Tepus, Paliyan, Panggang, Purwosari. Kemudian Ngawen dan Nglipar. Edy menjelaskan, kecamatan tersebut sudah langganan kekeringan setiap musim kemarau.

(**/IST)

Berita9.com - Panitia hewan kurban di Masjid Istiqlal akhirnya menggunakan besek bambu untuk distribusi daging kurban. Imbauan tersebut sebelumnya sudah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Padahal sebelumnya, panitia tetap ingin menggunakan plastik ramah lingkungan meski sudah dapat anjuran tersebut.

"Jadi begini, kami di Masjid Istiqlal itu mengikuti anjuran Bapak Gubernur karena menurut struktur, Gubernur itu adalah salah satu pimpinan badan pelaksana pengelola Masjid Istiqlal. Kami ikuti dan sudah pak ketua kami sudah memberikan perintah untuk membeli besek," kata Abu di Masjid Istiqlal, Ahad (11/8/2019).

Abu mengatakan, pihaknya menyediakan sebanyak 5.000 besek bambu yang dibeli langsung dari Tasikmalaya. Meski begitu, kata Abu, pihaknya juga tetap membungkus terlebih dahulu dagimg kurban dengan plastik ramah lingkungan.

"Kami pesan di Tasikmalaya, Raja Kolak sekitar kurang lebih 5.000. Tapi sebelum dimasukkan ke dalam besek, dimasukkan dulu ke dalam plastik yang ramah lingkungan baru itu dimasukkan ke dalam besek. Karena kalau langsung dimasukkan ke dalam besek itu airnya bisa menetes dan bisa menimbulkan bau," ujar Abu.

Ia menegaskan, jika plastik yang digunakan juga merupakan plastik ramah lingkungan yang bahan bakunya dari bambu.

"Plastik ramah lingkungan itu terbuat dari bahannya dari bambu, cepat terurai dan itu sudah kami pakai 4 sampai 5 tahun terakhir," kata Abu.

Sebelumnya, Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan pihaknya sudah mendapat imbauan dari Gubernur Anies Baswedan untuk tidak menggunakan kantong sekali pakai saat pembagian daging kurban pada Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019 mendatang.

"Kemarin kami sudah dapat imbauan melalui WA atau surat dari Gubernur dari Dikmental dan kami sudah sampaikan ke pimpinan kami di Istiqlal," kata Abu, (31/7).

Namun dia berharap Pemprov DKI bersedia menyediakan besek atau wadah alternatif lain yang ramah lingkungan ke setiap masjid saat pemotongan kurban.

Hurairah menuturkan, jika besek tersebut tidak disediakan maka pengurus Masjid Istiqlal tetap akan menggunakan kantong plastik, namun plastik yang digunakan adalah plastik ramah lingkungan.

"Iya kalau pak Gubernur memberikan, ya kami pasti pakai lah. Enggak (rencana cari sendiri). Kalau kami enggak mikirin sampai ke sana, apalagi untuk bikin sendiri. Kan sudah ada plastik ramah lingkungan. Sudah diakui sama dokter," ujarnya.

(**/IST)

Berita9.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjadi khatib salat Idul Adha di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Haedar mengingatkan kepada jemaah pentingnya memelihara persatuan bangsa.

"Pasca Idul Adha dan berkurban setiap muslim secara individu dan kolektif niscaya menjadi suri teladan dalam mereka persaudaraan, saling membantu, tolong menolong, kebersamaan, dan keutuhan hidup bersama sesama umat manusia di manapun berada," kata Haedar di Lapangan Masjid Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Ahad (11/8/2019).

Haedar menuturkan perbedaan agama, suku, hingga pilihan politik jangan sampai merusak solidaritas bangsa. Inti dari Idul Adha, menurut Haedar, adalah terus menjalin solidaritas sosial kepada sesama warga.

"Perbedaan agama, golongan, suku bangsa, kedaerahan, pilihan politik, dan keragaman latar belakang lainnya jangan merusak jalinan solidaritas sosial yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang mayoritas muslim," ujarnya.

Haedar menuturkan solidaritas sosial harus terus dikampanyekan. Menurutnya, hal itu penting untuk menciptakan harmonisasi sosial.

"Budaya dan praksis solidaritas sosial juga disebarluaskan guna menciptakan harmonisasi sosial yang memupuk benih-benih kepeduliaan, keberbagian, toleransi, welas asih, damai, dan saling memajukan yang membawa pada kebajikan hidup kolektif yang luhur dan utama," jelasnya.

(**/IST)

Berita9.com - Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah setiap tahun merupakan salah satu hari yang paling utama sepanjang tahun. Bahkan dalam madzhab Syâfi’i disebutkan bahwa jika ada orang yang mengatakan, ‘Isteri saya jatuh talak pada hari paling utama’, maka talak tersebut jatuh pada hari Arafah.[1]  Keistimewaan hari ini berdasarkan pada dalil umum dan khusus.

Dalil umum yaitu hadits Ibnu Abbâs Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ ». فقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ؟ قَالَ: “وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ”.

Tidak ada hari-hari di mana amal saleh di dalamnya  lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada hari–hari yang sepuluh ini”. Para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan Allâh ? Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak juga jihad di jalan Allâh, kecuali orang yang keluar mempertaruhkan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali dengan sesuatupun.” [HR al-Bukhâri no. 969 dan at-Tirmidzi no. 757, dan lafazh ini adalah lafazh riwayat at-Tirmidzi]

Maksudnya adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang merupakan rangkaian hari paling utama sepanjang tahun. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan,  “Siang hari sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih utama daripada malam sepuluh terakhir bulan Ramadhân, dan malam sepuluh hari terakhir Ramadhan lebih utama daripada malam sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”[2]

Hadits ini menunjukkan disyariatkannya memperbanyak amal saleh di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan hari Arafah termasuk di dalamnya.

Adapun dalil khusus yang menunjukkan keistimewaan hari Arafah di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Di Hari Ini Allâh Azza Wa Jalla Paling Banyak Membebaskan Manusia Dari Neraka.
Ibunda kaum mukminin, Aisyah Radhiyallahu anhuma meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ ؟

Tidak ada hari di mana Allâh Azza wa Jalla membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para malaikat dan berkata: Apa yang mereka inginkan?” [HR. Muslim no. 1348]

Maksudnya, tidak ada yang mendorong mereka untuk meninggalkan negeri, keluarga dan kenikmatan mereka (untuk menunaikan ibadah haji-red) kecuali ketaatan kepada Allâh Azza wa Jalla dan pencarian ridhanya. [3]

2. Doa Di Hari Arafah Adalah Doa Terbaik.
Abdullah bin Amr Radhiyallahu anhu meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

خَيْرُ الدُّعاءِ دُعاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَناَ وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِيْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.”  [HR. at-Tirmidzi no. 3585, dihukumi shahih oleh al-Albani]

3. Wukuf Di Arafah Merupakan Rukun Haji Yang Paling Pokok.
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam  ditanya oleh sekelompok orang dari Nejed tentang haji, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab :

الْحَجُّ عَرَفَةُ

Haji itu adalah Arafah.

[HR. at-Tirmidzi no. 889, an-Nasâ’i no. 3016 dan Ibnu Mâjah no. 3015 , dihukumi shahih oleh al-Albâni]

Maksud hadits ini adalah bahwa wukuf di Arafah merupakan tiang haji dan rukunnya yang terpenting. Barang siapa meninggalkannya, maka hajinya batal, dan barangsiapa melakukannya, maka telah aman hajinya.[4]

4. Puasa Di Hari Arafah Memiliki Keutamaan Yang Besar.
Puasa sehari ini menghapuskan dosa dua tahun, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Abu Qatâdah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ

Puasa hari Arafah aku harapkan dari Allâh  bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. [HR. Muslim no. 1162]

Demikianlah, dalil-dalil ini cukup untuk menunjukkan keistimewaan hari Arafah. Tidak hanya untuk para jamaah haji yang di hari itu memiliki agenda wukuf di Arafah, kaum Muslimin yang lain juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendulang pahala dan ampunan dari Sang Maha Pengampun. Semoga Allâh Azza wa Jalla memberikan karunia-Nya kepada kita.
_______
Footnote
[1] Lihat: Syarah Shahih Muslim karya an-Nawawi 3/477.
[2] Al-Fatâwa al-Kubrâ 2/477.
[3]  Lihat: al-Mufhim (Syarah Shahih Muslim), 5/178.
[4]  Lihat al-Fathur Rabbâni karya as- Sa’ati 2/23, Tuhfatul Ahwadzi 3/540.

 

Page 1 of 90
Go to top