Mahasiswa Demo Kepala Kantor Staf Kepresidenan

Presiden Jokowi didesak mencopot Kepala KSP Jenderal (Purn) TNI Moeldoko yang diduga melakukan pelanggaran undang-undang Presiden Jokowi didesak mencopot Kepala KSP Jenderal (Purn) TNI Moeldoko yang diduga melakukan pelanggaran undang-undang IST

Berita9.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus DKI dan BEM sE-DKI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa dan 'Penggalangan Koin Untuk Jokowi' di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Ahad (11/3/2018).

Mereka melakukan aksi untuk mengkritik langkah 'blunder' Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang menerima laporan pembentukan relawan Joko Widodo untuk Pilpres 2019.

Koordinator aksi, Bintang Wahyu Saputra meminta Presiden Jokowi mencopot Kepala KSP Jenderal (Purn) TNI Moeldoko yang diduga melakukan pelanggaran undang-undang (UU).

"Jadi kami kumpulkan dana untuk membantu Pak Jokowi nyapres di 2019, namun tidak menggunakan fasilitas Negara dan melanggar hukum yang ada," kata Bintang saat melakukan orasi.

Bintang menegaskan, koin yang terkumpul akan diserahkan kepada Presiden Jokowi pada Rabu (14/3/2018) yang diikuti dengan aksi unjuk rasa di depan Istana.

"Kami tegaskan sekali lagi jika Pak Jokowi tidak mencopot KSP kami akan datang demo ke depan Istana negara setiap satu minggu dua kali, kami pastikan hal tersebut dan kita buktikan," kata dia.

'Aksi Koin Untuk Jokowi' yang digelar di Bundaran HI dan Patung Kuda itu berakhir di markas Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) sebagai posko penggalangan dana.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan ( KSP) Moeldoko mengakui pihaknya menerima laporan soal pembentukan relawan pemenangan Presiden Joko Widodo untuk Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Laporan itu disampaikan oleh Ketua Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Yorrys Raweyai pada Selasa (27/2/2018) lalu. Yorrys datang ke Kompleks Istana Kepresidenan dan diterima Deputi IV KSP Eko Sulistyo.

(**/TS)

Rate this item
(0 votes)
Go to top