Perayaan Sekaten Sebagai Upaya Dakwah Warisan Wali Sanga

Tari ‘Ilir-ilir Nginang Suruh’ dibawakan siswa SMKN 1 Kasihan Bantul pada pembukaan Pasar Malam Perayaan Sekaten Tari ‘Ilir-ilir Nginang Suruh’ dibawakan siswa SMKN 1 Kasihan Bantul pada pembukaan Pasar Malam Perayaan Sekaten IST

Berita9.com - Hadirnya beragam seni tradisi dan modern menambah semarak panggung kesenian di arena Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2017. Meski demikian ditegaskan, di tengah tontonan tetap dihadirkan tuntunan sebagai esensi ritual keagamaan tradisi Kraton Yogyakarta tersebut.

“Nilai-nilai tuntunan tetap harus dipelihara. Sebab sesungguhnya perayaan Sekaten sebagai upaya dakwah keislaman yang diwariskan Wali Sanga dan dilanjutkan rajaraja Mataram Islam,” tutur budayawan KRT Akhir Lusono SSn MM, Ahad (12/11/2017).

Menurut Akhir, konten religi Islami harus tetap dijaga dan dipertahankan karena menjadi ruh dari Sekaten. Berkaca pada masa lalu, saat para wali mengajak masyarakat mengenal Islam dan mengislamkan dengan bacaan Syahadat.

“Panggung kesenian tetap harus ada konten keislaman. Untuk lagu-lagu yang diperdengarkan selama Sekaten berlangsung juga harus memiliki ciri religi tersebut,” tambahnya.

Kasi Atraksi Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogya Suparno mengatakan, konten tontonan dan tuntunan tetap akan ada. Pada kesempatan awal seperti biasa ada penampilan anak-anak. Dilanjutkan dengan seni religi seperti hadroh, salawatan dan lainnya. Disusul nantinya dengan seni tradisional, kontemporer maupun modern yang dipungkasi penampilan ketoprak. 

(**/KR)

Rate this item
(0 votes)
Go to top