Divestasi Freeport Tuntas Desember

Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu IST

Berita9.com - Dewan Perwakilan Rakyat meminta proses perundingan Freeport dengan pemerintah, termasuk soal divestasi 51 persen saham, selesai di akhir tahun ini.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu seusai mengikuti rapat kerja tertutup dengan Freeport Indonesia dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Senin, 27 November 2017.

"Kita kasih waktu biarlah pemerintah berunding sekali lagi dengan Freeport. Tapi harus digarisbawahi, apa pun itu sesuatu keputusan rasional. Kita kasih waktu sampai akhir tahun," tegasnya.

Mengenai nilai valuasi 51 persen divestasi saham Freeport, menurutnya, tidak akan jauh dari yang disampaikan Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam rapat kerja sebelumnya. Jonan menyampaikan, jika melihat market cap Freeport McMoran nilainya mencapai USD20 miliar, kontribusi Freeport Indonesia ke induknya itu 40 persen (USD8 miliar).

Dengan demikian, divestasi saham tersebut sebesar USD4 miliar. "Tapi nilainya belum ada, ya. Apa pun itu, ini angka besar, saya kira ini tidak mudah. Kita harap akhir Desember sudah ada kesepakatan. Kesepakatan mekanismenya bertahap dan selesai di 2019," tuturnya.

Mengenai fasilitas pembangunan smelter yang diwajibkan kepada Freeport, kata Irawan, hal itu merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba. Seharusnya, kata dia, lima tahun sejak diundangkan, pebangunan smelter itu sudah selesai.

Akan tetapi, melalui peraturan pemerintah (PP) kemudian diberikan waktu tambahan dua tahun. Hingga akhirnya keluar lagi PP Nomor 1 Tahun 2017. "Faktanya secara fisik belum ada kemajuan sampai 2016 dari undang-undang tahun 2009."

Oleh karena itu, kata Irawan, DPR ingin kepastian pembangunan smelter bakal selesai lima tahun sejak PP No 1/2017 yakni pada 2022. "Pemerintah akan mengawalnya dan PTFI juga berkomitmen menyelesaikan smelter tersebut sesuai batas waktu hingga 2022," tegasnya. 


(**/MI)

Rate this item
(0 votes)
Go to top