Menteri Jonan: Freeport Divestasi Dulu, Baru Pelepasan Saham

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyambangi PT Bursa Efek Indonesia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyambangi PT Bursa Efek Indonesia IST

Berita9.com - Pemerintah telah menetapkan pelepasan saham (divestasi) PT Freeport Indonesia sebesar 41,64 persen, dilakukan secara bertahap ke pihak nasional. Namun, belum ada pilihan untuk menggunakan mekanime pelepasan saham ke publik (Initial Public Offering/IPO).

Menteri Energ‎i dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan,‎ dalam waktu dekat proses kepemilikan saham dilakukan, setelah Freeport McMorant Inc sepakat melepas sahamnya sebesar 41,64 persen, untuk mengenapi menjadi 51 persen kepada pihak nasional.

‎"Freeport pada prinsipnya sudah selesai. Implementasinya akuisisinya akan dilakukan dalam waktu segera," kata Jonan, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Jonan menuturkan, proses kepemilikan saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut akan dilakukan secara bertahap. Kemudian menyesuaikan kemampuan pemerintah dalam membeli saham tersebut.

"Dan konversi menjadi saham itu sesuai arahan Presiden akan dilakukan bertahap sesuai dengan kemampuan kita," tutur Jonan.

Untuk mekanisme pelepasan saham, akan ditawarkan ke pemerintah pusat, kemudian pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan swasta nasional. "Kalau sekarang divestasinya harus jalan dulu," ujar dia.

Jonan mengungkapkan, jika pihak nasional yang ditetapkan tersebut telah memiliki 51 persen saham Freeport Indonesia kemudian dikaji untuk melepas saham ke publik.

‎"Jadi setelah pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi dan Wilayah Papua segala macam itu punya 51 secara kumulatif, nanti mestinya dipikirkan untuk go public di kemudian hari. Enggak sekarang," tutur Jonan.

(**/LE)

Rate this item
(0 votes)
Go to top