Berita9.com - Dukungan masyarakat terhadap Baiq Nuril Maknun, terpidana kasus perekaman percakapan mesum Kepsek M di SMAN 7 Mataram terus bergulir. Dukungan juga datang dari sejumlah mahasiswa di Mataram.

Aksi dukungan mahasiswa yang membela Baiq Nuril itu dari organisasi mahasiswa Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PPMI) Kota Mataram.

Dalam orasinya, massa mahasiswa juga mendukung pihak kepolisian untuk menindak dan memproses secara hukum Kepsek M karena dianggap telah melecehkan dan mengkriminalisasi Baiq Nuril.

"Kami datang kemari atas nama pribadi kami untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat Nusa Tenggara Barat dan rakyat Indonesia. Baiq Nuril Maknun sudah dikriminalisasi oleh tatanan hukum di negara ini. Orang yang menjadi korban malah tersangka. Orang lapor kok dilaporkan. Ini lucu sangat lucu," kata Rian, koordiantor aksi dalam orasinya, Senin (19/11/2018).

Massa melakukan aksinya di depan Kantor Polda NTB. Mahasiswa meminta bertemu dengan Kapolda NTB atau aparat kepolisian yang mewakili. Namun hingga waktu yang disepakati, lebih dari 30 menit dari pukul 10.15 Wita pihak perwakilan dari Kapolda NTB belum nampak menemui mahasiswa.

Dari pantauan detikcom, sempat terjadi aksi dorong-mendorong antara mahasiswa dengan anggota kepolisian yang berjaga di pintu gerbang Polda NTB. Namun koordinator aksi menenangkan massa dan kondisi kembali kondusif.

Hingga pukul 11.25 Wita mahasiswa kemudian membubarkan diri dan berjanji akan datang kembali dengan maaaa yang lebih banyak. (*)

Indonesia Disarankan Bangun Pangkalan Militer di Papua

PAN: Emank-Emak Atas Keinginan Sendiri Menitipkan Aspirasinya

Go to top