Berita9.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap berkoordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) soal kasus Novel Baswedan. Termasuk, berkoordinasi dengan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel yang akan dibentuk Komnas HAM.

"Kalau Komnas HAM membutuhkan beberapa hal, koordinasi awal mungkin bisa dilakukan dengan KPK," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta (22/5).

Saat ini tim subkomisi pemantauan/penyelidikan Komnas HAM masih mengumpulkan data terkait penyerangan air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan. KPK mengaku tidak mempermasalahkan bila ada tim gabungan dibentuk.

"Nanti akan kita bicarakan lebih lanjut, sejauh mana kewenangan Komnas HAM dan KPK untuk sinergi," kata dia.

Hingga kini, KPK terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya yang berwenang mengejar pelaku dan dalang di balik teror. KPK berharap semua pihak yang bertanggung jawab bisa segera dicokok polisi.

Orang tak dikenal menyiram Novel menggunakan air keras pada 11 April. Polisi menangkap dan meminta keterangan empat orang yang diduga pelaku. Namun akhirnya mereka dilepaskan karena polisi tidak cukup bukti untuk menahan mereka.

KPK berharap penyerang dan dalang di balik kasus ini segera terungkap. "Kami harap penanganan kasus ini berkembang dengan baik ke depannya," pungkas Febri. 

(**/Uwa)

Satgas Tangkap Pelaku Penyebab Harga Pangan Naik

Antasari Belum Terima Surat Laporannya Dihentikan

KPK Minta Dalang Penyiraman Novel Ditangkap Juga

Prof Mudzakir Nilai Vonis 2 Tahun Ahok Masih Ringan

Tok! Dinyatakan Bersalah, Ahok Dihukum 2 Tahun Penjara

UNESCO: Kekerasan Pada Jurnalis Harus Diinvestigasi

Ahli Psikologi Minta Ancaman Pembunuhan Harus Diusut

Ahok dituntut setahun, MUI: Kenapa Jaksa Tidak Terapkan Hukum Sebenarnya

Ahok tidak Dipenjara, Rasa Keadilan Masyarakat Terganggu

KPK Tetapkan Mantan Kepala BPPN Tersangka Korupsi BLBI

Waspada Kejahatan Seksual Anak Didominasi Orang Terdekat

Imigrasi Amankan 52 WNA Diduga Pelaku Kejahatan Siber

Jaksa Tuntut Ahok Satu Tahun Penjara

Pengacara Siti Aisyah Ajukan Protes di Sidang

Polisi Bogor Ringkus Perampok Spesialis Taksi Online

Polres Madiun Ringkus Tersangka Judi Remi & Togel

Alasan Sopir Angkot Tabrak Ojek Online

Kasus Tambang di Sultra, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Sidang E-KTP Jaksa Siapkan 133 Saksi

Go to top