Berita9.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan giat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Rabu (8/1).
 
Bersama Wahyu, KPK menangkap tiga orang lainnya yang disebut-sebut berasal dari kalangan politisi. Dalam OTT itu, KPK mengamankan barang bukti uang asing senilai Rp 400 juta.
 
"Dirupiahkan sekitar Rp 400 juta, mata uang asing," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar kepada wartawan, Kamis (9/1).
 
Namun, Lili mengaku belum mengetahui uang tersebut diamankan berasal dari siapa. Yang pasti, lanjut Lili, selain Wahyu pihaknya juga mengamankan tiga orang lainnya.
 
"Saya tidak paham dan diterima dari siapa (uangnya), saya belum tahu. Tapi ada tiga orang (selain WS) dibawa ke KPK," tutupnya.
 
KPK langsung menggeledah kantor DPP PDIP, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat membenarkan KPK ingin menggeledah kantor mereka. Namun, penyidik tidak diizinkan menggeledah kantor DPP PDIP.
 
"Iya, saya sudah kontak (DPP) tadi tapi informasi yang saya terima bahwa ada tidak ada bukti-bukti kuat, seperti surat tugas dan lain-lain," kata Djarot di Jakarta, Kamis (9/1) soal penolakan penggeledahan di DPP.
 
Dia mengatakan, para penyidik KPK tidak diizinkan menggeledah DPP dengan alasan mereka tidak memiliki bukti-bukti yang jelas. Mantan gubernur DKI Jakarta itu membantah partai menolak untuk digeledah. Kedatangan penyidik KPK disebut-sebut ingin menggeledah ruang kerja Sekreraris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto. (*)

Soal Fee 10 Persen DAK Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Diam Tak Komentar

Pencucian Uang Kepala Daerah di Judi Kasino Diketahui Sebagai Modus Baru

Penyelundupan Lobster Era Susi Membuat Negara Rugi dan Rakyat Susah

Ada Surat Kepabeanan, Bea Cukai Ditengarai Terlibat Dan Sri Mulyani Bohong

BNN Sebut Peredaran Narkoba Meningkat Jelang Perayaan Akhir Tahun

Harley Ilegal Diributkan Sri Mulyani Ternyata Bawaan Pejabat Garuda

Kebijakan Jokowi Beri Grasi Untuk Koruptor Annas Maamun Dipertanyakan

Komisi V Ingatkan Pemerintah Agar Perjuangkan Ganti Rugi Korban Lion Air

KPK Akan Panggil Muhaimin Iskandar Terkait Suap PUPR di 2016

Pelaku Pengeboman Mapolrestabes Berkamuflase Pakai Jaket Ojek Online

Oknum Abdi Dalem Keraton Yogya Berbuat Cabul Akhirnya Dipecat

Pelaporan Ade Armando Gunakan Pasal 32 Ayat 1 Terkait Wajah Joker Anies

Jokowi Janji Tuntaskan Kasus Novel 3 Bulan, KPK Hanya Bisa Berharap

Asik Terima Setoran Dinas-Dinas dibawahnya, Wali Kota Medan Akhirnya Kena OTT

KPK Tahan Eks Pegawai Dirjen Pajak dikasus Suap Restitusi

KPK Minta Melchias Marcus Mekeng Penuhi Panggilan Penyidik

Gubernur Lampung Tak Ingin Bupatinya Kena OTT Korupsi Lagi

Bowo Sidik Minta Hakim Hadirkan Mendag Enggartiasto di Pengadilan

Muhammadiyah Bentuk Tim Advokasi Usut Penembakan Mahasiswa

Go to top