Berita9.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hadi Sutrisno (HS). Hadi merupakan tersangka dalam kasus suap atas restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahun pajak 2015 dan 2016.

"KPK melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tersangka HS. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Rabu (9/10/2019).

Saat proses suap terjadi, Hadi menjabat sebagai supervisor tim pemeriksa pajak PT WAE di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga Ditjen Pajak.

Sejauh ini KPK telah menetapkan lima tersangka terkait dengan kasus tersebut, kelima salah satunya adalah pemilik saham PT WAE Darwin Maspolim (DM) selaku pihak pemberi suap.

Sedangkan empat orang sisanya merupakan pegawai pajak yang terdiri dari mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga Ditjen Pajak Yul Dirga (YD), mantan anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE M Naim Fahmi (MNF),mantan Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE Jumari (JU), serta mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hadi Sutrisno (HS). Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Dalam kasus ini, KPK menduga Darwin memberi suap sebesar Rp1,8 miliar untuk Yul, Hadi, Jumari, dan Naim agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp2,7 miliar.

PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis sebagai dealer dan pengelola layanan sales, servis, spare part, dan body paint untuk mobil merek Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda. (*)

KPK Minta Melchias Marcus Mekeng Penuhi Panggilan Penyidik

Gubernur Lampung Tak Ingin Bupatinya Kena OTT Korupsi Lagi

Bowo Sidik Minta Hakim Hadirkan Mendag Enggartiasto di Pengadilan

Muhammadiyah Bentuk Tim Advokasi Usut Penembakan Mahasiswa

Imam Nahrari Bisa Tutupi Borgol Pembelenggunya dengan Map

KPK Cegah Menpora Imam Nahrawi Kabur ke Luar Negeri

Sebelum Jadi Tersangka Mempora Imam Nahrawi Selalu Menyangkal

MAKI Kembali Gugat KPK Perihal Mandeknya Putusan Skandal Century

Hambali Abbas Tega Tipu 200 Jamaah yang Ingin Ibadah Umroh

MAKI Desak Kejagung Tersangkakan Pemberi Suap Jaksa Kejati Jateng

KPK Mulai Geledah Lima Lokasi Bongkar Suap Mafia Migas

Bupati Muara Enim Diduga Pasang Commitment Fee 10 Persen

MAKI Siap Gugat Kejakti Tuntaskan Korupsi Dana Bantuan Pemprov

ICW Minta Jokowi Segera Coret Capim KPK Bermasalah

Polisi Kasih Miras Ke Mahasiswa Papua Dipertanyakan

MAKI Gugat Praperadilan Kasus Suap Oknum Jaksa Kejati Jateng

Walikota Yogya Tanggapi 2 Anak Buahnya Yang Dipulangkan KPK

Kerusuhan Juga Terjadi di Fakfak, Fasilitas ATM Dirusak dan Pasar Dibakar

ICW Minta KPK Juga Jerat Korporasi di Korupsi Meikarta

Go to top