Kapolri Segera Laporkan Kasus Novel Ke Istana Negara

Presiden Joko Widodo masih menunggu laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal kasus Novel Baswedan Presiden Joko Widodo masih menunggu laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal kasus Novel Baswedan IST

Berita9.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera menghadap Presiden Joko Widodo untuk melaporkan kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Perkembangan hasil penyelidikan penyiraman air keras itu bakal disampaikan. 

"Pak Kapolri baru tiba dari Umroh dan mungkin satu dua hari ini beliau sudah siap memberikan keterangan kepada Bapak Presiden," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 1, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Maret 2018

Selain perkembangan kasus, Kapolri juga bakal menyampaikan rekomendasi ihwal dorongan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus Novel. Setyo memastikan, kepolisian tetap mendukung penyelesaian kasus ini dengan pendekatan normatif secara aturan hukum. 

"Sepanjang kita masih anggap penyidik masih bekerja saya pikir TGPF itu ujungnya ke penegakan hukum, kalau memang ada informasi ya sampaikan saja kepada penyidik," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo masih menunggu laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal kasus Novel Baswedan. Itu alasan Presiden belum membentuk TGPF kasus Novel, meski desakan terus bermunculan.

"Presiden ingin mendengar dari Pak Kapolri dulu (perkembangan penyelidikan kasus Novel) selaku bawahannya ya. Tugas itu di Polri dalam kaitannya dengan pengusutan," kata juru bicara Presiden, Johan Budi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

Menurut Johan, usulan TGPF ini pernah disampaikan kepada Presiden pada tahun lalu. Kemudian, Presiden memanggil Tito untuk menanyakan perkembangannya.

Saat itu, lanjut dia, Tito memberikan perkembangan kepada Presiden. Saat itu, Tito merilis sketsa wajah terduga pelaku penyiraman Novel. 

Johan menyampaikan Presiden akan memanggil kembali Tito untuk meminta penjelasan dari penyelidikan kasus ini. Namun, dia belum dapat memastikan waktunya.

Yang jelas Presiden sangat memperhatikan kasus ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, kata Johan, ingin segera kasus itu terungkap dan dalang dari penyiraman ini ditangkap.

(**/YD)

Rate this item
(0 votes)
Go to top