Kuliner Sebagai Bisnis Kreatif Anak Muda

Pengusaha muda diberi kesempatan untuk mendaftarkan usaha dan hidangan terbaiknya di website www.pewariskuliner.com Pengusaha muda diberi kesempatan untuk mendaftarkan usaha dan hidangan terbaiknya di website www.pewariskuliner.com IST

Berita9.com - Sebagai negara yang memiliki beragam budaya, Indonesia memiliki aneka macam jenis kuliner yang lezat. Mulai dari masakan rendang, sate, nasi kuning dan lainnya.

Tak jarang anak muda di Indonesia mulai melirik bisnis kuliner. Bahkan, kuliner di Indonesia memberikan kontribusi sebesar 41,69 persen dari total kontribusi perekonomian kreatif.

Kontribusi wirausaha kuliner yang memperkenalkan dan mempopulerkan hidangan nusantara.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI (BEKRAF RI) Triawan Munaf mengungkapkan, untuk melestarikan wisata kuliner nusantara maka perlu mengajak wirausaha kuliner nusantara dari seluruh wilayah Indonesia.

"Melalui berbagai program, saat ini BEKRAF RI memiliki misi yang kuat untuk menjaring wirausaha kuliner Nusantara di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini bertujuan agar produk inovasi, model bisnis, dan kreativitas mereka terus meningkat, sehingga memberikan kontribusi maksimal terhadap perekonomian kreatif di Indonesia," ujar Triawan Munaf, di Kuningan Jakarta, Selasa (6/1/2018).

Untuk melestarikan masakan Nusantara, anak muda yang bergerak dibidang kuliner ditantang untuk mengembangkan usaha kulinernya. Terutama untuk menu yang mengangkat masakan Nusantara.

Sepanjang Februari, pengusaha muda ini diberi kesempatan untuk mendaftarkan usaha dan hidangan terbaiknya di website www.pewariskuliner.com. Bagi mereka yang memiliki menu terbaik dan mendapatkan like di Facebook dan Instagram, berhak mengikuti workshop kuliner.

Di dalam sesi workshop, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang akan membantu dalam mengembangkan usaha, seperti pelatihan food safety, food handling,  dan menambah wawasan mengenai strategi bisnis kukiner oleh tim BEKRAF RI.

Managing Director Unilever Foods Solution, Thomas Agus Pamudji mengatakan, perusahaannya selalu konsisten mengedepankan misi sosial untuk melestarikan kekayaan warisan budaya kuliner.

"Bagi kami, salah satu poin terpenting dari terwujudnya misi ini adalah upaya nyata untuk melanjutkan pewarisannya kepada generasi penerus bangsa," ungkap Thomas.

Menurutnya, tanpa regenerasi yang kuat, kuliner Nusantara dapat hilang tergerus waktu dan era globalisasi.  Hal ini menjadi sebuah tantangan namun juga peluang bagi generasi muda, khususnya yang menekuni bidang wirausaha kuliner Nusantara.

(**/Vie)

Rate this item
(0 votes)

More in this category:

Go to top