Cetak Gol Kemenangan, Zidane Tak Salah Pilih Gelandang Serang

Casemiro lebih menonjol di laga pertandingan liga champions melawan PSG Casemiro lebih menonjol di laga pertandingan liga champions melawan PSG IST

Berita9.com - Kemenangan atas Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions, Selasa (6/3), membuktikan Real Madrid masih memiliki asa meraih gelar juara tahun ini.

Setelah tertinggal jauh dari Barcelona di La Liga dan tumbang di Copa del Rey, Madrid dihadapkan pada raksasa Perancis di Liga Champions. Ujian yang tidak mudah bagi skuat Los Blancos.

Skor 3-1 di leg pertama masih dianggap riskan untuk menjadi modal melaju ke perempat final. Di leg kedua Madrid kembali ditantang menunjukkan kepantasannya memiliki predikat sebagai raksasa Eropa.

Menjelang duel krusial, cedera Luka Modric dan Toni Kroos turut menambah pikiran sang pelatih.

Pada akhirnya setelah pertandingan di Parc des Princes usai, Zinedine Zidane bisa bernapas lega karena menempatkan pemain-pemain yang tepat untuk menghadapi PSG.

Dibandingkan starting XI di leg pertama terdapat empat pergantian pemain. Selain Kroos dan Modric yang dicadangkan Zidane, Isco Alarcon dan Nacho Fernandez juga ditepikan.

Formasi pun sedikit berubah. Jika di Santiago Bernabeu, Isco didorong maju mendekati Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo, maka di leg kedua empat gelandang Madrid bermain sejajar.

Kuartet Lucas Vazquez, Casemiro, Mateo Kovacic, dan Marco Asensio yang menjadi pengisi ruang kendali permainan di lini tengah melakukan tugas dengan baik.

Casemiro dan Kovacic mampu menjadi tembok pertama Madrid sebelum para pemain PSG masuk  ke area pertahanan Los Merengues.

Dibanding Kovacic, Casemiro lebih menonjol di laga ini. Pemain asal Brasil itu masuk daftar lima besar pemain yang mampu melakukan tekel sukses dan umpan sukses selama 90 menit. Selain itu Casemiro juga mencetak gol kemenangan.

Kerja keras Vazquez dan Asensio membongkar pertahanan lawan tercatat jelas dalam statistik yang dirilis whoscored. Sebanyak 33 persen serangan Madrid berlangsung dari sisi kanan, dan 39 persen berada di sisi kiri.

Peran kedua pemain itu terlihat jelas dalam merancang gol pertama yang dicetak Ronaldo. Sliding tackle dari Vazquez juga menjadi awal serangan Madrid yang diakhiri gol Casemiro.

Asensio bersama Vazquez juga Ronaldo tercatat memiliki peluang yang digagalkan tiang gawang.

Dua pergantian pemain yang dilakukan Zidane di lini tengah, Kroos untuk Kovacic di menit ke-71 dan Isco untuk Asensio di menit ke-82, juga memiliki pengaruh positif setidaknya untuk mempertahankan keunggulan skor.

Untuk meraih sisa satu gelar musim ini, variasi gelandang dapat menjadi keunggulan Madrid. Di sisi lain, kegemilangan pemain pelapis bisa membuat Zidane tambah pusing untuk menentukan pemain inti.

(**/Har)

Rate this item
(0 votes)
Go to top