Bisnis Online Rugi Hingga 50% Akibat Pembatasan Menkoinfo

Bisnis Online Bisnis Online IST

Berita9.com - Akibat penurunan kualitas internet sejaki kemarin Rabu (22/5), Kementerian Komunikasi dan Informasi telah membatasi akses sejumlah media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Akibatnya, banyak warganet yang tidak dapat menggunakan layanan aplikasi seperti biasanya.

Dampak pembatasan layanan media sosial berimbas buruk kepada pengusaha online shop alias olshop di seluruh Indonesia. Para pedagang online mengaku tidak bisa menggunakan ketiga aplikasi tersebut, dan itu berdampak pada penurunan omzet dagangan mereka.

Salah satunya, Ririn, owner Asrina olshop kecantikan. Ia mengatakan, meskipun layanan media sosial sudah kembali normal, adanya pemblokiran layanan media sosial kemarin sangat berpengaruh dalam usahanya.

Ia memaparkan, saat memposting produk di Instastory Instagram, biasanya akan ada dilihat oleh 2.300 followers. Namun akibat kejadian kemarin, hanya 500 followers yang melihat postingan tersebut dalam 24 jam.

"Khusus pembeli (Pontianak) kan biasanya order datang ke rumah atau kirim via ojek online. Tapi, karena kemarin akses medsos down, mereka enggak bisa chat WA atau dm (direct message) Instagram, jadi enggak ada pembeli sama sekali," kata Ririn. (24/5).

Ririn juga mengatakan, hal tersebut membuat beberapa konsumennya membatalkan pesanan, karena tidak bisa dihubungi saat mau order.

"Sejak kemarin, penjualan saya jadi turun sekitar 50 persen. Penurunan ini cukup lumayan besar, karena memang tidak ada pemasukan sama sekali di hari itu," ungkapnya. 

Meskipun saat terjadinya pemblokiran sementara dipermudah dengan aplikasi Virtual Private Network (VPN) atau Virtual Private Network, Ririn mengungkapkan, ia tidak menggunakan aplikasi VPN sama sekali apalagi ada kabar untuk keamanan internet banking berbahaya.

"Kemaren sih saya nggak pakai VPN sama sekali, karena kendala komunikasi memang dari pembelinya. Pakai VPN pun takutnya tetap sama aja. Tapi alhamdulillah hari ini sudah agak normal. Jadi mereka pada cerita, kemarin enggak bisa order sama sekali. Mau keluar rumah pun order langsung enggak berani, takut dijalan kenapa-kenapa," tutur Ririn.

Hal serupa juga dirasakan oleh, Fitri Sukardi, pemilik akun olshop pakaian. Akibat pembatasan itu, membuatnya kesusahan memposting dan mengirim gambar kepada konsumen.

"Pas internet lemot, itu enggak bisa mengakses apa-apa. Instagram lemot. WA lemot. Orang mau order itu, kita susah kirim gambar. Aku juga mau ambil barang dari supplier agak susah, karena kemaren mau transfer uang juga susah," ungkapnya. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top