Bom Bunuh Diri Bikin Mal di Surabaya Sepi

Starbucks Surabaya Town Square Starbucks Surabaya Town Square IST

Berita9.com - Sejumlah teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur berdampak kepada kegiatan ekonomi. Sejumlah toko, supermarket dan mal sepi pengunjung. Bahkan banyak juga yang tutup.

Sepinya pengunjung supermarket atau mal sudah terjadi sejak Ahad (13/5/2018). Di mana pada hari tersebut terjadi 3 aksi teros bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela (Ngagel), Gereja Kristen Indonesia/GKI (Diponegoro) , Gereja Pantekosta (Arjuno) diakhiri ledakan bom di Rusun Sidoarjo.

Sejumlah mal besar di ibu kota Provinsi Jawa Timur, semisal, Tunjungan Plaza (TP) Surabaya yang menggelar bazar menjelang Ramadan, sepi pengunjung. Demikian pula Royal Plaza dan Pasar Atom, sepi pengunjung.

Ternyata aksi bom bunuh diri ini tidak berhenti di situ saja. Pagi harinya (Senin, 14/5/2018), sekita pukul 08.50 WIB, terjadi aksi serangan bom di Mapolrestabes Surabaya.

 

Dalam aksi yang cukup nekat ini, bombernya laki-laki dan perempuan yang membawa anak. Menggunakan sepeda motor memasuki kantor Mapolrestabes Surabaya. Ketika dicegat petugas, bomnyapun langsung diledakan.

Akibat teror bom beruntun ini, sejumlah ruko, perkantoran di sekitar Mapolrestabes Surabaya, tutup. Sementara kegiatan di pasar Wonokromo, Surabaya, terlihat masih normal-norman saja.

Aktivitas perdagangan berjalan seperti biasa, bahkan cenderung ramai. Artinya, warga Surabaya tidak terlalu terpengaruh dengan aksi bom yang masih terjadi. Di pasar yang pada Sabtu (12/5/2018) dikunjungi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ini, penjagaan dari aparat keamanan cukup memadai.

(**/ID)

Rate this item
(0 votes)
Go to top