Capres Harus Punya Strategi Tumbuhkan Ekonomi Lebih Dari 5%

INDEF menilai jika ekonomi masih Tumbuh di 5 % maka Indonesia akan masuk dalam jebakan kelas menengah INDEF menilai jika ekonomi masih Tumbuh di 5 % maka Indonesia akan masuk dalam jebakan kelas menengah IST
BERITA9.COM – Ekonom INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Bhima Yudhistira mengatakan, Indonesia harus bisa lepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen.
 
Strategi itulah yang harus ditawarkan kedua capres dalam Debat Pilpres 2019 kelima, Sabtu (13/4/2019) mendatang.

"Kedua capres harus tawarkan strategi lepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen atau pertumbuhan auto pilot," ujar Bhima, Selasa (9/4/2019).

Sebab kata dia, kalau pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh di 5 persen, maka pada tahun 2030 mendatang, Indonesia akan masuk dalam jebakan kelas menengah. "Padahal ada bonus demografi. Kita akan tua sebelum kaya," tukasnya.

Lebih lanjut, Bhima menyebut ada dua kunci agar Indonesia lepas dari kutukan tersebut. Pertama, kinerja ekspor. Kedua, investasi.

"Dua komponen tadi terletak pada harmonisasi aturan pusat daerah, pengembangan infrastruktur industri dan memperluas pasar ekspor baru," jelas ekonom muda berkaca mata itu.

Seperti diketahui, isu ekonomi masuk dalam tema debat pilpres 2019 kelima yang akan digelar di hotel Sultan, Jakarta. Terlepas dari tema tersebut, ekonom INDEF ini menilai jika menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus berkualitas adalah hal utama. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top