DPR Minta BPOM Lebih Sigap Terhadap Kosmetik Oplosan

Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati IST

Berita9.com - Maraknya peredaran kosmetik oplosan membuat Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati merasa miris. Mantan model era 80'an ini mendesak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ini perlu membentuk sistem yang adaptif dengan perkembangan digital.

Okky menilai, BPOM terkesan kuat gagap dalam melihat perubahan pola penjualan produk obat-obatan termasuk makanan yang terjadi di era digital. Di mana, toko kosmetik, obat dan makanan tidak lagi ditemui di outlet yang bisa dijangkau BPOM. Kini, etalase produk-produk tersebut beralih ke fasilitas digital.

"BPOM harus melakukan perubahan model pemgawasan terhadap produk obat-obatan dan makanan khususnya produk-produk yang hampir mayoritas telah dilakukan melalui digital baik melalui platform media sosial termasuk di market place online. Call Center yang dimiliki BPOM saat ini belum dapat menjawab kebutuhan jaman," papar Okky dalam rilis kepada media di Jakarta, Ahad (9/12/2018).

"BPOM segera membuat sistem yang mudah dijangkau oleh masyarakat dalam hal pengurusan izin BPOM melalui fasilitas digital. Di saat bersamaan, BPOM juga harus bangun sistem pengawasan yang solid terhadap produk obat-obatan dan makanan yang berbasiskan digital," imbuhnya.

Selain itu, Okky berpesan, BPOM harus memberikan edukasi kepada figur publik, endorser, influencer, buzzer, dan pihak-pihak pemasar (marketer) yang lazim ditemui di dunia digital agar selektif dalam mempromosikan produk yang dipasarkan melalui digital. Selektifitas ini penting untuk memastikan para pemasar tersebut aman dari sisi hukum dan terutama memberi keamanan bagi konsumen.

"Edukasi terhadap konsumen harus semakin gencar dilakukan oleh pemerintah dan stakeholder agar memastikan produk yang dikonsumsi aman, sehat, dan halal. Kepastian aspek tersebut harus diperhatikan khususnya di era disrupsi ini yang telah mengubah cara penjualan dan pemasaran. Prinsipnya, keamanan konsumen merupakan nomor satu," paparnya.

Sekedar mengingatkan, awal pekan ini, Polda Jawa Timur menggerebek produk kosmetik kecantikan oplosan bermerek Derma Scin Care (DSC). Produk tanpa izin BPOM ini, beredar luas di Kediri, Jatim. Celakanya lagi, sejumlah selebritis sengaja di-endorse untuk memasarkan produk ilegal ini. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top