Kepala Dinas PU Papua Ditahan Karena Korupsi Proyek Jalan

KPK saat periksa fisik proyek pembangunan ruas Jalan Kemiri-Depapre di Kabupaten Jayapura. KPK saat periksa fisik proyek pembangunan ruas Jalan Kemiri-Depapre di Kabupaten Jayapura. IST

Berita9.com - KPK menahan Mikael Kambuaya selaku Kepala Dinas PU Provinsi Papua. Penahanan dilakukan usai penyidik memeriksa Mikael sebagai tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Kemiri-Depapre di Kabupaten Jayapura dengan APBD-P Papua 2015.

"Ditahan 20 hari ke depan di Rutan Pomdam Jaya Guntur," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Senin (1/7).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Mikael Kambuaya dan pemegang saham mayoritas PT Bintuni Energy Persada (BEP), David Manibui.

Mikael merupakan Kadis PU Papua sekaligus pengguna anggaran saat proyek peningkatan jalan senilai Rp 89,5 miliar itu digarap. Ia diduga telah menyuap David terkait pengurusan proyek peningkatan ruas Jalan Kemiri-Depapre.

David selanjutnya diduga menyalahgunakan wewenangnya sebagai pihak swasta untuk menghilangkan setengah anggaran proyek.

Atas perbuatannya, Mikael dan David disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Febri menuturkan BPK telah mengeluarkan penghitungan kerugian negara dalam kasus tersebut. BPK menghitung negara telah dirugikan puluhan miliar rupiah akibat kasus suap yang menjerat Mikael.

"KPK juga telah menerima perhitungan kerugian keuangan negara dari BPK-RI untuk perkara ini. Diduga negara dirugikan Rp 40,9 miliar," kata Febri. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top