Gibran Memimpin Sebab Dirinya, Bukan Memanfaatkan Dinasti Politik

Gibran dinilai tiba-tiba nyalon wali kota karena  anak Presiden Gibran dinilai tiba-tiba nyalon wali kota karena anak Presiden IST

Berita9.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, telah bulat ingin maju di Pilwalkot Solo 2020. Pengamat politik Hendri Satrio berpendapat, Gibran harus membuktikan bahwa dia bukan dinasti politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Gibran ini harus bisa menunjukkan diri bahwa dia pantas memimpin dan bisa menjadi pemimpin karena dirinya, karena Gibrannya, bukan karena Gibran anak Jokowi," kata Hendri, Selasa (29/10/2019).

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga sudah merespons rencana Gibran maju di Pilwalkot Solo. Dia meminta Gibran membaca sejumlah buku tentang Bung Karno.

Hendri menilai permintaan Megawati itu merupakan kode agar Gibran membuktikan bahwa dia pantas maju karena memang mempunyai kemampuan memimpin.

"4 buku yang harus dibaca, kayak 'Di Bawah Bendera Revolusi' dan lain-lain itu kan sebenarnya kode buat Gibran untuk lebih bisa menampilkan dirinya sebagai sosok Gibran, sosok pemuda yang namanya Gibran, bukan Gibran sebagai anaknya Pak Jokowi," jelasnya.

Menurut Hendri, Gibran pun harus bisa melindungi dirinya dari konspirasi-konspirasi. Misalnya, konspirasi yang menyatakan Gibran diproyeksikan mengemban jabatan yang lebih tinggi dari wali kota.

"Dan Gibran harus bisa menghindarkan dirinya dari konspirasi-konspirasi yang ingin memanfaatkan genetika dirinya. Misalnya diproyeksikan menjadi pemimpin nasional atau yang lebih tinggi, yang lebih tinggi. Menurut saya sih itu," sebut Hendri.

Hendri memprediksi Gibran memiliki karier politik yang cemerlang di masa depan. Namun, menurutnya, prediksi tersebut bisa terealisasi jika Gibran melewati proses politik yang ada.

"Gibran salah satu pemuda Indonesia yang menurut saya akan kinclong karier politiknya dan bisa diandalkan. Tapi mungkin yang ditunggu masyarakat saat ini adalah tahapan-tahapannya, bukan ujug-ujug, tiba-tiba menjadi wali kota karena, mungkin, dia anak Presiden Jokowi," tutur Hendri.

Diberitakan sebelumnya, Gibran sudah menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri guna menyampaikan keseriusannya maju di Pilwalkot Solo 2020. Gibran juga menekankan ke Megawati, tidak akan maju lewat jalur independen.

"Saya sampaikan keadaan di Solo seperti apa, saya sampaikan keseriusan saya untuk maju, saya sampaikan juga bahwa karena saya sudah punya KTA PDIP saya sampaikan ke Bu Mega bahwa saya tidak akan maju lewat independen seperti yang dikatakan di Solo kemarin, itu tidak benar," ucap Gibran, Kamis (24/10).

"Itu saya tidak pernah berkata kepada siapa pun, di mana pun, kalau saya akan maju lewat independen. Saya sudah punya KTA PDIP, saya akan berjuang melalui PDIP juga," sambungnya. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top