Grab Telah Bermitra dengan 9 Juta Usaha Mikro

 Ridzki Kramadibrata - President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata - President Grab Indonesia IST

Jakarta - GrabFood, divisi layanan antar makanan Grab, telah menjalin kerja sama dengan 9 juta pengusaha mikro di berbagai negara operasional, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam.

"Grab hadir di 336 kota di 8 negara dan memberdayakan lebih dari 9 juta wirausahawan mikro melalui platformnya," kata Ridzki Kramadibrata, President Grab Indonesia dalam siaran pers, Selasa (12/3/2019).

Sementara itu, untuk layanan pesan antar makanan, GrabFood telah mendominasi di Vietnam. Berdasarkan survei dari Kantar, 68% responden memilih menggunakan Grab Food untuk memesan makanan. Survei yang melibatkan 803 pelanggan di Ho Chi Minh City dan Hanoi, Vietnam ini seolah membuktikan bahwa banyaknya peminat Grab tak hanya isapan jempol.

Di Indonesia sendiri, Grab Food sudah tersedia di 178 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari jumlah tersebut, Grab mencatat pendapatan mitra-pengemudi naik 40%. Belum lagi pendapatan merchant yang juga terkerek naik hingga 88% selama lima bulan bergabung.

Ridzki mengatakan, jika targetnya Grab bisa menjadi layanan pesan-antar makanan nomor wahid di Asia Tenggara tahun ini. Grab optimistis karena pertumbuhan bisnis Grab Food yang telah jauh melampaui kompetitornya pada tahun lalu.

Tahun ini, kami akan menjangkau lebih banyak pelanggan di kota-kota lain, mengembangkan jaringan dapur satelit (cloud kitchen) di Indonesia, serta meningkatkan pengalaman para merchant. Sejalan dengan DNA Grab, kami ingin menjadi penghubung antara pelanggan dengan hal-hal terpenting bagi mereka; dan dalam hal ini, makanan favorit mereka," katanya.

Grab semakin memperkuat posisinya di wilayah Asia Tenggara, terutama setelah mendapatkan suntikan pendanaan dari Softbank Vision Fund senilai US$ 1,5 miliar atau senilai Rp 20 triliun.

Tambahan investasi tersebut, menambah valuasi Grab dari Desember 2018 US$ 11 miliar, menjadi US$ 14 miliar atau setara Rp 196 triliun. Dengan valuasi tersebut, Grab tercatat sebagai decacorn pertama di Asia Tenggara. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top