Harga Beras di Pasar Tradisional Kembali Naik

Penjual beras di Pasar Beringharjo Yogyakarta Penjual beras di Pasar Beringharjo Yogyakarta IST

Berita9.com - Harga komoditas pangan pokok beras di sejumlah pasar tradisional di Yogyakarta kembali naik. Kenaikan tersebut disebabkan mulai berkurangnya produksi, meskipun dari sisi pasokan masih dapat dipenuhi dari sentrasentra beras yang masih mempunyai stok.

Sulastri, penjual beras di Pasar Beringharjo mengatakan, harga beras mengalami kenaikan bertahap beberapa pekan ini. Sebebelumnya harga beras C4 biasa dan beras IR 64 hanya di kisaran Rp 9.000/kg kini sudah mencapai Rp 10.000/kg. Sedangkan harga beras C4 Super yang semula hanya Rp 10.500 menjadi Rp 11.000/kg.

"Kenaikan harga beras terjadi sudah kurang lebih dua pekan ini, kenaikannya sekitar Rp 100 hingga Rp 500/kg namun terjadi secara bertahap. Contohnya harga beras C4 yang tadinya hanya Rp 9.000 naik menjadi Rp 9.500 lalu sekarang menjadi Rp 10.000/kg. Kenaikannya memang karena berkurangnya produksi beras mengingat musim kemarau menjadi lebih panjang,” tutur Sulastri. (7/11).

Mengingat musim kemarau yang lebih panjang, maka produktivitas agak berkurang sehingga menyebabkan produksi berkurang. Meskipun produksi turun, namun pasokan beras di pasaran masih terjaga lancar mengingat masih ada distribusi dari sentrasentra beras yang masih berproduksi.

”Memang produksi beras turun, tetapi stok beras di pedagang masih banyak karena didatangkan dari sentra-sentra beras yang masih panen. Saya mendatangkan beras dari Sleman dan Delanggu,” imbuh Sulastri.

Sementara itu, penjual beras lainnya Suharti mengaku, harga beras grosir memang mengalami sedikit kenaikan, namum dirinya memilih untuk tidak menaikk-an harga beras. Untuk itu, dirinya tetap menjual beras dengan harga normal dengan menekan margin.

”Betul produksi beras mulai berkurang karena kemarau panjang dan mundurnya musim tanam padi, tetapi pasokan masih ada dari Delanggu. Saya memilih mengurangi margin sehingga harga beras tetap atau tidak naik seperti beras C4 di kisaran Rp 10.000 hingga Rp 10.- 500/kg,” tandasnya.

Selain kenaikan harga beras, kenaikan komoditi pangan lainnya yang perlu diwaspadai yaitu sayuran terutama menjelang musim penghujan nantinya. Harga komoditi sayuran sejauh ini masih berfluktuasi dan permintaan tergolong normal memasuki pekan pertama November 2018.

”Harga sayuran sudah mulai mengalami fluktuasi seperti harga cabai rawit merah dari Rp 22.000 menjadi Rp 28.000/kg, cabai rawit hijau turun dari 25.000 menjadi Rp 22.- 000/kg, cabai merah keriting naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 30.000/kg dan cabai merah besar naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 30.000/kg. Harga bawang merah naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 18.000/kg, bawang putih turun dari Rp 25.000 menjadi Rp 22.000/kg,” papar pedagang sayur mayur di Pasar Beringharjo, Suyani. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top