JK Minta Anak Muda Contoh Lalu Muhammad Zohri

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembekalan capaja TNI-Polri di Mabes TNI Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembekalan capaja TNI-Polri di Mabes TNI IST
Jakarta - Keberhasilan pemuda asal Lombok Utara Lalu Muhammad Zohri dalam kejuaraan dunia atletik di Finlandia beberapa waktu lalu harusnsya menjadi contoh bagi generasi muda untuk berprestasi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembekalan capaja TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (18/7).
 
"Sekarang ini pergaulan sangat dipengaruhi teknologi, pasti kalau ada 100 anak, ada 100 hanphone itu semua bisa berhubungan, bisa melihat apa saja. Pengalaman daripada anak muda yang ditangkap sebagai teroris dia belajar membikin bomnya dari internet," kata JK.
 
Terlepas dari banyaknya informasi positif dan negatif yang beredar, JK meminta para generasi muda untuk melakukan kegiatan positif lain. Banyak hal yang bisa dilakukan, salah satunya dengan olahraga.
 
JK ingin generasi muda mencontoh Lalu Muhammad Zohri yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia lari sprint 100 meter kategori Atletik Junior U-20 di Tampere, Finlandia.
 
"Kita kemarin sangat menghormati karena ada Muhammad Zohri yang juara dunia lari 100 meter, itu perlu kita contoh seperti itu. Apabila generasi muda banyak olahraga, banyak ke perpus, ke pengajian ke acara keagamaan saya kira generasi muda akan terarah, banyak belajar ekonomi, mulai usaha, berdagang," ujar JK.
 
JK mengatakan, generasi muda sebaiknya fokus pada hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain. Seperti halnya saat ini, banyak kegiatan e-commerce yang kebanyakan dilakukan oleh anak muda yang mampu memberikan lapangan kerja untuk masyarakat.
 
"Contohnya e-commerce, semua dilaksanakan anak muda, perdagangan elektronik. itu akan memberikan lapangan kerja yang banyak untuk generasi muda, sehingga generasi muda kita terhindar dari pergaulan salah," ujar JK.
 
"Kalau dia menjadi teroris dia jauh lebih berbahaya, kalau dia jadi pedagang narkoba, itu menyebabkan generasi muda ke depan berbahaya," jelasnya. (*)
Rate this item
(0 votes)
Go to top