Penambahan Kuota Ekspor Freeport Diproses ESDM Mulai Agustus

Yunus Saefulhak - Dirut Pembinaan dan Pengusahaan Mineral ESDM Yunus Saefulhak - Dirut Pembinaan dan Pengusahaan Mineral ESDM IST

Berita9.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengajukan penambahan kuota ekspor konsentrat tembaga sebanyak 300.000 ton. Penambahan ini akan diproses pada bulan Agustus nanti.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yunus Saefulhak mengatakan, proses dilakukan pada bulan depan karena pengajuan revisi Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) dibuka hingga akhir Juli ini.

Yunus mengatakan, peningkatan produksi perusahaan tambang bisa direvisi dan diajukan setiap Juni-Juli. Batas akhir pengajuannya pada 31 Juli. Setelah itu pihaknya mengevaluasi permohonan revisi RKAB.

"Revisi RKAB baru bisa dilakukan setelah trwiulan kedua. Juni Juli sudah boleh. Tapi prosesnya Agustus," kata Yunus di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Yunus menegaskan penambahan produksi bukan dari kegiatan tambang terbuka (open pit) Grabsberg. Pasalnya saat ini produksi Freeport dari kegiatan tambang menurun seiring masa transasi ke tambang bawah tanah.

Dia mengungkapkan penambahan produksi Freeport berasal dari bijih (ore) tembaga yang belum diolah menjadi konsentrat. Hanya saja dia belum mau membeberkan kuota tambahan yang diajukan Freeport.

"Dia kan ngolah ore ore yang dulu hanya stockpile kemudian diproduksi, ngambil dari itu kan namnya produksi," ujar dia. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top