Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Sudah Dibuka, Begini Syaratnya

Aksi Jangan Salah Pilih Pimpinan KPK Aksi Jangan Salah Pilih Pimpinan KPK IST

Jakarta - Pendaftaran calon pimpinan (Capim) KPK dimulai hari ini. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi para pihak yang ingin mendaftar sebagai capim KPK.

Dilihat dari situs Kementerian Sekretariat Negara, setneg.go.id, Senin (17/6/2019) pendaftaran mulai dibuka hari ini hingga 4 Juli 2019.

Proses pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) capim KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Pendaftaran juga bisa dilakukan dengan mengirim berkas permohonan lewat pos ke alamat sekretariat Pansel capim KPK atau via email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Permohonan pendaftaran paling lambat diterima pada 4 Juli 2019 pukul 16.00 WIB. Ada sejumlah berkas yang harus dikirimkan mulai dari surat lamaran bermaterai Rp 6.000 hingga makalah tentang 'Menggagas Akselerasi Peran KPK dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi'.

Berikut daftar berkas pendaftaran yang harus diserahkan ke Pansel capim KPK:

1. Surat lamaran dengan materai
2. Daftar riwayat hidup
3. Foto berwarna terbaru tiga lembar dengan ukuran 4x6
4. Fotokopi KTP
5. Fotokopi NPWP
6. Fotokopi ijazah S1, S2 dan S3 yang sudah dilegalisir
7. Surat pernyataan memiliki pengalaman di bidang hukum, ekonomi, keuangan atau perbankan sekurang kurangnya 15 tahun, dibuat dengan materai.
8. Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah
9. SKCK asli dan masih berlaku
10. Surat pernyataan dengan materai tidak tersangkut partai politik.
11. Surat pernyataan di atas materai, jika terpilih bersedia melepaskan jabatan struktural atau jabatan lainnya. Bersedia tidak menjalankan profesi selama menjadi anggota KPK. Lalu, bersedia melaporkan harta kekayaannya.
12. Makalah tentang Menggagas Akselerasi Peran KPK dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Maksimal 10 halaman, font 11, Arial, spasi 1,5.

Bagi pendaftar yang mengirim berkas lewatsurat elektronik, berkas berupa hardcopy harus diserahkan saat uji kompetensi. Syarat lengkap serta contoh berkas daftar riwayat hidup dan surat pernyataan dapat dilihat di setneg.go.id. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top