Pengusaha Besar Hingga Kecil Deklarasi Majukan UMKM DIY

Sandiaga Uno saat menghadiri diskusi di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sandiaga Uno saat menghadiri diskusi di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. IST

Berita9.com - Ratusan para pengusaha besar hingga kecil antusias mengikuti deklarasi dan diskusi yang digagas oleh Aliansi Pengusaha Nasional (APNAS) DIY.

Acara yang dihadiri Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahudin Uno bertajuk peran pengusaha Nasional untuk negeri berdaulat dan bermartabat. Kegiatan tersebut diadakan di Ballroom Borobudur Hotel Grand Inna Garuda Malioboro Yogyakarta, Jumat (5/4/2019) malam.

Ketua APNAS DIY, Nirwan Syukur menagatakan, aliansi itu tidak hanya bicara soal aset dan proyek. Tapi, bicara tentang apa itu pengusaha, bisa tidak jadi pengusaha dan bagaimana menjadi pengusaha.

"Di dalam bisnis ada 3 komponen untuk menjadi pebisnis hebat yaitu How to face bagaimana menghadapi pelanggan komunikasi untuk memasarkan produk; how to operate bagaimana cara operasi, di Indonesia untuk mengurus usaha ijinnya susah kalau di China itu orang bisa buka pabrik di rumah dan How to sell bagaimana menjualnya, di mana jualan, produk apa yang mau di jual, jadi kuasai pasar dulu baru produk,” kata Nirwan.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga menyatakan, dalam kepemerintahan ke depan harus bisa menjadikan kebijakan yang lebih berpihak kepada pengusaha nasional, pengusaha UMKM.

"Bagaimana geliat ekonomi karena kalau kita tumbuh di 5,2 persen kita tidak akan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah ini sehingga, akhirnya lapangan kerja tidak tercipta," ucapnya.

"Malah ada ekonom dari Univeritas Indonesia yang menyatakan kalau pertumbuhan ekonomi 5 persen tidak perlu ada pemerintah. Sebab, ekonomi yang di jalankan oleh para pengusaha sudah bisa menghasilkan 5 persen," terang Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi hanya 5 persen maka kehidupan masyarakat tak ada perubahan. Nah, jika dirinya bersama Prabowo Subiyanto terpilih pihaknya akan bekerja keras pada tahun pertama dan kedua akan meningkatkan pertumbuhan dengan target kita 66,5 persen.

:Caranya, kumpukanl semua para pengusaha, cari permasalahannya apa, investasi dimudahkan, konsumsi di tingkatkan dengan cara konsumsi UMKM kita bebaskan pajak 2 tahun pertama, beri kemudahan pengusaha yang akan berinvestasi," kata Sandiaga.

"Sehingga akan membuka lapangan kerja an pengusaha akan berikan insentif, tax ratio ditingkatkan dari sekarang ini 10% menjadi 15-16%. Bagaimana caranya perlu dilakukan satu pertumbuhan yang berpihak kepada revitalisasi sektor industri, program-program kewiraausahan seperti OK OC kita dorong 2 juta pengusaha baru akan lahir," ungkap Sandi.

Selain itu, pihaknya akan menegakkan Pasal 33 UUD 1945 dan mendahulukan pengusaha nasional. Investasi dari pengusaha nasional dan pengusaha pribumi akan berikan karpet merah. Maksudnya, pajak harus berlandaskan kemitraan, jangan pajak yang menekan pengusaha, birokrasi dimudahkan, perijinan harus sederhana.

"Harus ada pelatihan pendampingan untuk UMKM karena 97% dari lapangan kerja itu adalah UMKM," jelas Sandi.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Umum APNAS Nasional, Erwin.

"Pengusaha dan pelaku UMKM yang hadir dalam acara ini sebagai bukti memperlihatkan persaudaraan kita karena indonesia bangkit perlu keterlibatan kita semua," terang Erwin. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top