Polri Diminta Tingkatkan SDM Hadapi Kejahatan Dunia Maya

Wakapolri Komjen Syafruddin Wakapolri Komjen Syafruddin IST
Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin bersyukur dengan capaian Polri sebagai tiga besar lembaga pemerintahan yang paling dipercaya publik setelah TNI dan KPK. Meski begitu, dirinya berharap ke depannya Polri dapat menjadi pemuncak, mengingat beratnya tantangan yang harus dihadapi lembaga tersebut.
 
"Tentu tiga tahun terakhir Polri ada peningkatan kepercayaan dari beberapa indikator yang berbeda, tapi tetap banyak kritikan. Saya juga kritik Polri, harusnya Polri di puncak karena tantangan Polri lebih berat dan besar dibanding lembaga lain. Namun Kapolri tetap mensyukuri," ujar Syafruddin usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).
 
Syafruddin mengakui masih banyak kekurangan Polri di sana-sini, sehingga menyebabkan ketidakpuasan publik. Namun dia berjanji, Polri akan terus memperbaiki diri, tak hanya dari unsur sumber daya manusia, namun juga teknologi.
 
"Karena teknologi berkembang cepat dua langkah dari teknologi di semua instansi. (Polri) harus lebih mendahului percepatan teknologi, kalau perlu lebih maju, sehingga kita bisa antisipasi, terutama kejahatan dunia maya," jelas Wakapolri.
 
"Sekarang kita menghadapi kejahatan dunia maya, bukan kejahatan konvensional. Tanpa dukungan kalian, publik, Polri bukan apa-apa," sambung Wakapolri.
 
Syafruddin mengatakan, perkembangan global di teknologi kini lebih cepat, perubahannya juga signifikan.
 
"Oleh karena itu selain Polri harus meningkatkan SDM, juga harus paralel dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mencapai itu, Polri perlu memberikan surprise kepada publik, di mana publik ini diwakili oleh DPR dan pemerintah, ini ada benang merah," kata Syafruddin. (*)
Rate this item
(0 votes)
Go to top