Revisi UU KPK Era Jokowi Harus Ditolak Karena Sangat Melemahkan

Revisi UU KPK dinilai akan melemahkan Indonesia Revisi UU KPK dinilai akan melemahkan Indonesia IST

Berita9.com - Mantan cawapres Sandiaga Uno menyerukan, agar revisi UU KPK dihentikan, lantaran melemahkan kinerja lembaga antirasuah tersebut.

"Jika memang akibatnya melemahkan, harus dihentikan," kata Sandiaga di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Sandi pun menilai, revisi UU yang sudah lama ditolak itu justru kenapa dimunculkan kembali.

Sehingga, menimbulkan kegaduhan baru ditengah masyarakat, disaat kinerja KPK tengah moncer.

"Bahwa revisi UU KPK justru melemahkan Indonesia," jelasnya. 

Sementara itu Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menguatkan aspirasi masyarakat yang menolak revisi UU KPK.

Sebab terdapat poin-poin revisi yang dikhawatirkan melemahkan KPK. Yakni adanya Dewan Pengawas KPK, penyadapan perlu izin Dewan Pengawas, hingga penerbitan SP3 atau penghentian kasus.

"Pada prinsipnya Gerindra akan mendorong supaya Presiden memperhatikan keluhan dari masyarakat," kata Dahnil, (9/9).

Adapun Fraksi Gerindra sendiri masih menunggu sikap Jokowi dalam menyikapi manuver DPR RI. Lantaran, lanjut dia, Fraksi Gerindra bukan fraksi yang mendorong dibentuknya revisi undang-undang tersebut. 

"Oleh sebab itu kita berharap partai atau pihak yang mendorong,  kemudian juga presiden memerhatikan apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat pada saat ini, terkait upaya pelemahan KPK," jelasnya. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top