Koperasi Harus Ada Perubahan Peluang di Tahun Politik

Kontribusi koperasi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) diharapkan bisa mencapai 5% Kontribusi koperasi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) diharapkan bisa mencapai 5% IST

JAKARTA - Nasib koperasi pada tahun politik diprediksi tidak bakal banyak berubah.

Lantaran di satu sisi pemerintah memacu sektor riil dengan harapan dapat mendukung pembangunan ekonomi.

Namun di sisi lain koperasi justru mati suri dengan berbagai persoalan kompleks yang ada.

Meski begitu Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiringoptimistis bahwa kontribusi koperasi dan UKM dalam pertumbuhan ekonomi dapat meningkat cukup signifikan.

"Tahun ini saja kita berharap kontribusi koperasi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) bisa mencapai 5% dan diharapakan tahun depan makin meningkat signifikan, kami optimis," kata Meliadi dalam sebuah diskusi bertemakan 'Proyeksi Perekonomian 2019, Peluang dan Tantangan bagi KUKM' di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Meliadi menyebut UMKM adalah salah satu motor penggerak perekonomian baik nasional dan daerah.

Dalam datanya, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mencatat per Desember 2017, jumlah UMKM di Tanah Air sebanyak 59.697.827.

Perinciannya, usaha mikro 58,9 juta, usaha kecil 716,8 ribu, usaha menengah 65,5 ribu, dan usaha besar 5,03 ribu.

Sedangkan kontribusi UMKM terhadap PDB nasional adalah Rp7.005.950 miliar atau sekitar 62,57% dari total PDB. "Insya Allah kita akan semakin baik," ujarnya. (*)

Rate this item
(0 votes)
Go to top