Tidak Tepat Selalu Mengidentikan Bendera Tauhid Dengan HTI

Sekjen MUI Anwar Abbas Sekjen MUI Anwar Abbas IST
Berita9.com - Tak hanya soal statusnya yang blasteran, taruna Akmil Enzo Zenz Allie juga menyita perhatian publik lewat fotonya di media sosial. Dalam foto yang viral itu, Enzo terlihat membawa sebuah bendera bertuliskan kalimat Tauhid.
 
Akibatnya, sejumlah pihak lantas meragukan ideologi Pancasila yang seharusnya menjadi pegangan utama anggota TNI. Apalagi, banyak pihak yang mengidentikkan bendera Tauhid tersebut dengan paham khilafah dan ormas HTI yang sudah dibubarkan.
 
"Saya rasa tidak ada yang salah, kalau ada orang membawa bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid. Siapa bilang itu bendera HTI? Jauh dan ratusan tahun sebelum HTI ada, bendera itu sudah ada," tegas Sekjen MUI Anwar Abbas, Kamis (8/8).
 
Sehingga, ia menilai, tidak tepat jika bendera Tauhid itu diidentikkan dengan HTI, apalagi sampai muncul larangan menggunakannya. Apalagi, menurutnya, menggeneralisir suatu hal bisa berbahaya bagi persatuan bangsa.
 
"Nanti kalau ada orang melakukan suatu kesalahan, dan si pelakunya pakai blangkon misalnya, lalu setiap orang kemudian dilarang pakai blangkon. Ya cara-cara seperti ini jelas tidak benar," ucapnya.
 
Untuk itu, Anwar berharap, pemerintah dan masyarakat seharusnya paham jika bendera Tauhid sudah ada sejak abad ke-14 silam. Selain itu, kalimat Tauhid adalah kalimat yang dihormati oleh seluruh umat Islam dari dulu hingga saat ini.
 
"Lalu, kalau hari ini ada kelompok yang dinilai sikap dan pandangannya oleh pemerintah, dianggap bertentangan dengan falsafah, dan ideologi bangsa yang ada, maka falsafah dan ideologinya saja yang dipersoalkan, jangan simbol-simbol yang telah menjadi simbol umat Islam di seluruh dunia itu yang dipersoalkan karena dipakai oleh kelompok tersebut," ucap Anwar.  (*)
 
Rate this item
(0 votes)
Go to top