MAKI Kuatir Pemanggilan Anak Buah RJ Lino Sekedar Untuk Buktikan Kasusnya Tidak Terhenti

Boyamin Saiman Koordinator MAKI saat beraksi lawan KPK disidang praperadilan Boyamin Saiman Koordinator MAKI saat beraksi lawan KPK disidang praperadilan IST

Berita9.com - Koordinator Masyarakar Anti Korupsi  Indonesia  Boyamin Saiman menyayangkan apabila pemanggilan anak buah RJ Lino hanya sekedar untuk membuktikan ke masyarakat bahwa kasusnya tidak dihentikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

KPK memanggil mantan anak buah RJ Lino, Ferialdy Noerlan untuk diperiksa sebagai saksi. Ferialdy bakal diperiksa dalam kapasitas sebagai Direktur Teknik PT Pelindo II. Dia saat ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan 10 unit mobil crane.

“Saya kuatir KPK panggil saksi hanya sekedar untuk membuktikan di Pengadilan bahwa perkara Lino tidak berhenti, padahal sejak bulan Pebruari 2017. KPK sudah tidak melakukan apa-apa perkara Lino, padahal Lino tersangka hampir 2 tahun” Ujanya melalui pesan singkat, Jum’at, (06/10/2017).

MAKI sangat kecewa apabila semangat pemberantasan korupsi harus ada gugatan praperadilan dulu baru bertindak cepat dan profesional.

“Jadi KPK nampaknya baru bekerja jika sudah digugat dan ini tidak baik untuk program pemberantasan korupsi. Seharusnya KPK bergerak cepat tanpa menunggu digugat” serunya.

Seperti diketahui MAKI telah mengajukan gugatan praperadilan perkara RJ Lino tertanggal 20 September yang lalu, dan akan disidangkan pertama kali pada hari Senin besok 09 Oktober 2017.

MAKI menggugat KPK karena belum juga menahan dan menyidangkan RJ Lino dalam pengadaan tiga unit quay container crane (QCC) atau mesin derek besar untuk kontainer di tahun 2010 yang diduga merugikan negara Rp 47 miliar.

Padahal, RJ Lino telah ditetapkan sebagai tersangka pada 18 Desember 2015. 

Begitu juga dengan Polri, dinilai MAKI lamban memproses hukum RJ Lino dalam kasus pengadaan 10 unit mobil crane di tahun 2012. 

Sedangkan sejumlah anak buah RJ Lino sudah ditetapkan jadi tersangka. 

"Kami nilai Bareskrim lamban karena hingga saat ini belum juga menetapkan Lino sebagai tersangka, meski sejumlah pihak sudah lebih dulu jadi tersangka dan terdakwa sejak 1,5 tahun lalu," terangnya.

Boyamin menjelaskan, dengan tak ditahannya dan tak segera disidangkannya kasus yang diduga melibatkan RJ Lino, maka hal ini haruslah dipandang bahwa KPK dan Bareskrim Polri telah melakukan penghentian penyidikan terhadap Lino secara tidak sah.

(**/BOY)

 

Rate this item
(0 votes)
Go to top