Anies Akan Ubah Peraturan Larangan Keagamaan di Monas

Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta mengamanatkan Monas sebagai white area. Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta mengamanatkan Monas sebagai white area. IST

Berita9.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan memperbolehkan kegiatan keagamaan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Anies bakal mengubah aturan yang saat ini berlaku.

"Kegiatan kebudayaan, kesenian, dan pengajian tidak boleh, jadi bukan hanya kegiatan agama. Karena itu nanti akan ada perubahan Pergub," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017.

Sebelumnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak memperbolehkan segala macam jenis kegiatan kegamaan diadakan di Monas. Ahok menuturkan, peraturan tersebut merupakan peraturan pemerintah pusat.

Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta mengamanatkan Monas sebagai white area. Kawasan Monas merupakan daerah netral dari segala bentuk kegiatan, bahkan reklame.

Janji ini pernah disampaikan Anies pada masa kampanye. Ia menilai, pemerintah tak punya alasan untuk melarang kegiatan keagamaan diselenggarakan di Monas maupun tempat lain.

"Monas boleh dipakai untuk majelis taklim, iya. Rumah dinas dipakai untuk pengajian, iya. Kelurahan untuk majelis taklim, GOR untuk taklim, Insya Allah kita kembalikan semuanya," kata Anies, Senin, 24 April 2017.

(**/Dri)

Rate this item
(0 votes)
Go to top