Gus Mus : Islam Mulai Diciutkan Makna Kemanusiaannya

KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengingatkan, bahwa Islam itu untuk manusia dan kemanusiaan KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengingatkan, bahwa Islam itu untuk manusia dan kemanusiaan IST

Berita9.com - Pengasuh pondok pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengingatkan, bahwa Islam itu untuk manusia dan kemanusiaan.

Penegasan itu lantaran akhir-akhir ini Islam yang mestinya untuk manusia mulai diciutkan maknanya.

Pernyataan tersebut dikemukakan Gus Mus yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam acara pembukaan haul keluarga besar ponpes Raudlatut Thalibin yang salah satu agenda acaranya diisi dengan halaqah dengan tema ‘Islam untuk Kemanusiaan’ yang digelar Sabtu (25/11/2017) malam.

Ulama karismatik ini juga menjelaskan, karena Islam untuk manusia, maka penting seorang manusia mengenal Allah, apabila ingin mencintai.

“Orang Islam  saat di tanah suci mau mencium hajar aswad, tapi kok dengan tega sikut kanan dan sikut kiri,bahkan tega menginjak sesama muslim, padahal mencium hajar aswad sunnah hukumnya. Ini bagaimana. Pengin nyenengke Gusti Allah, tapi nggak kenal Gusti Allah. Ibarat sedekah, tapi pakai uang hasil korupsi,” paparnya disambut ratusan jamaah yang hadir.

Halaqah ini menghadirkan Abu Yazid M (Pengurus Pusat Rijalul Ansor) dari Malang, Nadhief Abdul Mujib (tokoh pesantren) dari Pati dan Abdul Gaffar Karim (Pengamat Sosial Politik) dari Universitas Gajah Mada (UGM).

(**/Kr)

Rate this item
(0 votes)
Go to top