Memahami Ciri Ahli Tarekat Yang Tidak Baik

Kiai Nawawi Subang menjelaskan dan menerangkan akan Ciri-Ciri Ahli Tarekat yang Tidak Baik Kiai Nawawi Subang menjelaskan dan menerangkan akan Ciri-Ciri Ahli Tarekat yang Tidak Baik IST
Berita9.com - Semua tarekat yang mu'tabarah adalah baik karena sanadnya sampai kepada Rasulullah dan yang tidak baik adalah murid yang sudah dibaiat jadi ahli tarekat namun malas mengamalkannya ataupun murid yang merasa paling hebat sehingga berani merendahkan tarekat lain. 
 
Demikian disampaikan KH Nawawi, Rais Jam'iyah Ahli Thariqoh Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kabupaten Subang dalam kegiatan Halaqoh dan Pengajian Jatman Subang yang digelar di Pesantren Al-Karimiyyah, Kampung Pungangan, Rancabango, Patokbeusi, Subang, Jawa Barat belum lama ini.
 
Ketua PCNU Subang periode lalu ini mengingatkan bahwa dalam bertarekat tidak boleh merasa lebih unggul dari orang lain atau merasa bahwa tarekat yang dipegang merupakan tarekat yang terbaik dibandingkan dari tarekat lain, karena hal itu akan jatuh pada sikap takabur.
 
"Kalau sampai hal itu terjadi bisa diibaratkan seperti mengucapkan; istri saya lebih cantik dan lebih baik segalanya dibandingkan dengan istri kamu," ujarnya. (5/11).
 
Ia pun menambahkan, ketika seorang penganut atau pun bukan penganut tarekat merendahkan sebuah tarekat mu'tabarah secara tidak langsung ia sedang merendahkan pendiri dan para mursyid tarekat yang tentunya sudah dekat dan wushul dengan Allah.
 
"Berani sekali jika sampai merendahkan Syekh Abdul Qodir Jaelani, Syekh Ahmad Syatori, Syekh Hasan Syadzili, Syekh Ahmad Tijani atau para syekh pendiri tarekat lainnya yang sudah wushul dengan Allah," tegasnya.
 
Sementara itu, dalam kegiatan halaqoh tersebut KH Thola'albadar Karim, Mudir Jatman Subang melaporkan bahwa setelah melakukan road show ke beberapa tempat di Kabupaten Subang, dapat disimpulkan bahwa penganut tarekat di Kabupaten Subang cukup banyak, bahkan ada beberapa yang sudah mendapat gelar mursyid.
 
"Program yang sudah dilaksanakan adalah mengadakan Manakiban Syaikh Abdul Qodir dan Insya Allah akan rutin dilaksanakan di Kantor PCNU setiap malam sabtu akhir bulan," tambah Pengasuh Pesantren Al-Karimiyyah itu.
 
Rencana selanjutnya, tambah dia, Jatman Subang akan segera menyerahkan surat permohonan pengesahan susunan kepengurusan Jatman Subang periode 2017-2022 yang sudah dibentuk pada Musyawarah Cabang yang digelar pertengahan bulan oktober yang lalu.
 
(**/Aiz)
Rate this item
(0 votes)
Go to top