2 Tahun Penggusuran Paksa Kampung Akuarium

Berita9.com - Warga Kampung Akuarium Penjaringan, Jakarta Utara memperingati dua tahun penggusuran paksa di kawasan tersebut.

Peringatan tersebut sebagai simbol harapan baru warga Kampung Akuarium atas nasib mereka.

Beberapa pejabat juga telah datang seperti Wakil Walikota Jakarta Utara Djunaedi, Camat Penjaringan Mohammad Andri, dan Lurah Penjaringan Depika Romadi.

Selain pejabat juga hadir perwakilan dari organisasi masyarakat seperti Urban Poor Consortium (UPC) dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK).

 
Salah seorang warga Kampung Akuarium, Topaz mengatakan, dalam acara tersebut juga akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
Dalam kesempatan tersebut, warga akan menyerahkan konsep hunian permanen yang diinginkan.
 
“Ya ada pejabat-pejabat yang hadir, sama beberapa perwakilan dari 16 kampung yang memiliki kontrak politik dengan Anies-Sandi. Terus nanti kita kasih simbolisasi pengesahan yang hunian yang warga inginkan gitu. Tunggu aja pas acara nanti,” ujar Topaz di lokasi, Sabtu (14/4).
 
Baik Anies maupun Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji kepada warga akan menata ulang Kampung Akuarium sebagai janji kampanye mereka.
 
Saat ini, warga Kampung Akuarium telah menempati shelter sementara yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta. Setidaknya ada 90 shelter yang telah ditempati warga.
 
 
Penggusuran warga Kampung Akuarium dimulai pada akhir Desember 2016. Saat itu, Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beralasan tanah yang ditempati warga akan diperbaiki sebagai kawasan wisata bahari.
 
Selain itu, Pemprov DKI juga telah menyediakan rusun untuk warga yang terkena dampak penggusuran itu. Namun warga yang berhak menempati rusun tersebut adalah warga yang memiliki KTP DKI dan tidak memiliki tempat tinggal.
 
(**/IST)
 
Rate this item
(0 votes)
Go to top