"Elevate UBER" Lompati Kemacetan Kota

Teknologi semakin hari semakin canggih seperti Uber yang pada awalnya menyediakan aplikasi pemesanan taksi online lalu berinovasi dengan mobil swakemudi. Tak hanya berhenti di situ saja, Uber menggandeng NASA untuk membuat taksi terbang.

Ide membuat taksi terbang muncul dari problematika lalu lintas di jalan raya yang cukup padat sehingga kerap merugikan penumpang. Teknologi mobil terbang dianggap bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Dalam acara Web Summit di Lisbon, Portugal, pada tanggal 8 November lalu, Head of Product Uber Jeff Holden menyatakan detail mengenai program taksi terbang yang sedang mereka garap. Proyek yang bernama Uber Elevate tersebut digarap Uber bersama teknisi dirgantara NASA Mark D Moore. Hal mengenai taksi terbang ini pertama kali diungkapkan pada bulan Februari silam.

Pada saat itu Uber memiliki rencana untuk mengadakan uji coba di Dallas, kemudian menyusul di Dubai. Perusahaan ini memang terlihat sangat optimis dengan ide ini dan kini menunjuk Los Angeles sebagai lokasi selanjutnya. Sesi uji coba Elevate Uber kabarnya akan dilangsungkan pada tahun 2020 di Los Angeles.

Menurut Holden, alasan Los Angeles menjadi pilihan utama karena LA merupakan salah satu kota dengan lalu lintas terpadat di dunia dan belum mempunyai infrastruktur angkutan umum. Menurutnya, Uber Elevate adalah metode implementasi sistem angkutan umum tanpa memperpadat kondisi lalu lintas yang sudah ada.

Uber ingin membuat kendaraan lepas landas dan pendaratan secara vertikal. Ini adalah kerja sama pertama startup dengan pemerintahan federal AS NASA juga bekerja sama dengan perusahaan lain untuk mengembangkan manajemen lalu lintas yang lebih baik untuk kendaraan dengan altitude yang rendah ini.

Bersamaan dengan pengumuman ini, Uber juga memublikasikan konsep yang memperlihatkan cara kerja layanan Uber Elevate di mana digambarkan seorang wanita melakukan pemesanan taksi melalui aplikasi mobile di smartphone. Kemudian dia naik ke lantai teratas gedung tempat skyport tempat mobil tersebut berada, melakukan konfirmasi di terminal menggunakan NFC di smartphone, lalu selanjutnya naik ke taksi udara. Di dalam Uber Elevate ini penumpang bisa melihat info waktu dan jarak tempuh di display, hal ini tidak berbeda jauh dengan display yang berada di dalam pesawat

Teknologi ini tergolong sangat maju karena sebelumnya hal ini hanya ada di dalam film bertajuk sci-fiction saja. Bisa jadi beberapa tahun ke depan hal ini akan menjadi kenyataan dan hadir dalam kehidupan nyata. Jika Uber Elevate ini sudah beroperasi dengan baik bagaimanakah nasib taksi yang beroperasi di darat? Akankah mereka mengalami kemunduran dan terdisrupsi dengan teknologi ini?

(**/IST)

Rate this item
(0 votes)
Go to top