Harga Daging Ayam Ras di Semarang Naik

Berita9.com - Memasuki libur Tahun Baru 2019, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga. Pantauan awak media di lapangan, harga komoditas pangan yang naik salah satunya daging ayam.

Salah satu pedagang ayam di Relokasi Pasar Johar di Kompleks MAJT, Semarang, Widodo mengakui, dalam sepekan terakhir, harga pangan mulai mengalami kenaikan.
 
Menurutnya, harga daging ayam ras dijual Rp 35 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogramnya. Padahal 3-4 hari sebelumnya, masih di harga Rp 32 ribu hingga Rp 33 ribu per kilogram.
 
Menurut Widodo, kenaikan harga ayam ras ini terjadi karena sentimen pasar dan merupakan harga psikologis menjelang akhir tahun.
 
"Harga ayam ini 2-3 hari sudah naik. Sekarang Rp 36 ribu. Ya naiknya karena mau mendekati Natal dan Tahun Baru. Kalau pasokan masih ada dan permintaan stabil," aku Widodo, Senin (24/12).

Saat terkonfirmasi di lokasi, Sekda Jawa Tengah Sri Puryono yang didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, dari hasil pantauan di Relokasi Pasar Johar, mayoritas harga pangan mengalami penurunan.

Sementara untuk harga ayam ras yang justru naik, saat ini pasokan dan permintaannya masih stabil. Sri Puryono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengkajian di lapangan penyebab naiknya harga daging ayam ras.
 
"Lha ini perlu dikaji nanti, temen-temen saya dari satgas dan TPID yang akan mengkaji. Saya kira naik Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu dalam batas kewajaranlah. Jadi kalau misalnya naik sampai ekstrem sekali, kita akan turun tangan. Bulog juga akan membantu," ujar Sri Puryono.
 
Sri Puryono yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng menyatakan, tidak hanya harga daging ras yang naik tetapi juga harga telur ayam menjadi Rp 26 ribu per kilogram.
 
"Masyarakat tidak perlu resah, pemerintah terus berupaya mendekatkan jalur distribusi pangan kepada masyarakat. Termasuk, memutus adanya middle man atau makelar yang ingin mengambil keuntungan pribadi," tandasnya.
 
(**/IST)
 
 
 
Rate this item
(0 votes)
Go to top