IRAN Tahan 17 Agen CIA dan Sebagian Dihukum Mati

Berita9.com - Iran mengatakan telah menahan 17 mata-mata yang menurut Teheran bekerja untuk badan intelijen AS CIA, dan menjatuhkan hukuman mati bagi sebagian dari mereka.

Kementerian Intelijen Iran mengatakan para tersangka mengumpulkan informasi dalam sektor vital seperti militer dan aktivitas di area nuklir. Demikian BBC melaporkan, Selasa (23/7/2019).

Iran mengatakan mereka yang dituduh mata-mata ditahan dalam 12 bulan terakhir sampai Maret tahun ini.

Ke-17 orang itu adalah orang Iran yang bekerja di "tempat-tempat sensitif" di fasilitas militer dan nuklir serta sektor swasta, kata pejabat intelijen kepada wartawan.

Ia tidak menyebutkan berapa orang yang dihukum mati atau kapan hukuman dijatuhkan.

Bulan lalu, Iran mengatakan telah menghancurkan jaringan terkait CIA dan badan keamanan AS, menurut media resmi.

Presiden AS Donald Trump menyanggah klaim tersebut dan menyebut laporan itu "salah total".

Ketegangan antara dua negara meningkat tajam sejak AS memperketat sanksi dalam sektor minyak Iran menyusul penarikan sepihak kesepakatan nukir yang diraih pada 2015.

Bulan lalu, Iran menembak jatuh wahana pengintai AS di teluk dan menuduh Washington melanggar aturan udara. Tetapi militer AS mengatakan wahana itu berada di perairan internasional.

AS juga menyalahkan Iran atas dua serangan terpisah terhadap tanki minyak di Teluk Oman pada bulan Mei dan Juni, tuduhan yang disanggah Teheran.

Ketegangan semakin meningkat saat marinir Inggris menyita kapal tanki Iran di lepas pantai Gibraltar lalu Iran membalasnya dengan
menyita kapal tanki berbendera Inggris di Selat Hormuz.

(**/IST)

Rate this item
(0 votes)
Go to top