PAN Siap Berikan Bantuan Hukum Untuk Ketum PA 212

Berita9.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif dan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak menemui jajaran Partai Amanat Nasional (PAN) di Jalan Daksa I nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa partainya ikut prihatin atas penetapan status tersangka terhadap Slamet Maarif oleh kepolisian.

"Karena keadilan kan dirasakan oleh rakyat, kalau ini kok begini, kalau sana kok nggak itu pertanyaan yang disampaikan kepada kita. Ini mesti dijelaskan, ditunggu perlakukan yang adil itu. Termasuk ketua 212 juga  dipelakukan dengan adil," kata Zulkifli, Rabu (20/2).

Zulkifili mengatakan, PAN yang mengusung tagline Bela Umat Bela Rakyat tersebut siap membela ulama dan habaib. Bantuan hukum berupa pengacara siap diberikan PAN kepada ulama yang dikriminalisasi.

"PAN sebagai partai yang mendukung, mencintai ulama kalau ada yang mendapat musibah kita akan bantu kepada siapa aja termasuk Ustaz Slamet Maarif," ujar ketua MPR tersebut.

Menurutnya, ulama memiliki peran besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Sehingga, menurutnya penting bagi PAN untuk membela ulama dan para tokoh agama.

Selain itu, Zulkifli juga meminta pihak kepolisian untuk bersikap adil, khususnya di tahun politik ini. Termasuk jika para kepala daerah bupati, gubernur melakukan salah juga perlu ditindak.

"Kalau yang salah, salah, jadi setara, adil berlaku untuk siapa aja," tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengaku berterima kasih atas dukungan yang diberikan PAN terhadap dirinya. Menurutnya adanya dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi dirinya untuk memperjuangkan keadilan di Indonesia.

"Terimakasih DPP PAN nanti akan memberikan bantuan hukum akan mengirimkan pengacara-pengacaranya untuk mendampingi saya di proses-proses berikutnya. Atas nama DPP PA 212 dan pribadi mengucapkan terimakasih atas bantuan hukumnya dan support-nya," ucapnya.

(**/IST)

 

Rate this item
(0 votes)
Go to top