Sidang Umum PBB Dorong Perdamaian Dunia

Berita9.com - Sidang Umum Tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2018 dimulai. Per 24 September 2018, para pemimpin dari seluruh negara anggota hadir dalam pertemuan tersebut.

Indonesia diwakili Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sidang umum kali ini. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pun turut hadir dalam pertemuan tersebut.

"Jadi, 24 September ini merupakan hari pertama rangkaian Sidang Umum PBB. Untuk tahun ini, PBB mengambil tema 'Making UN Relevant on People, Global Leadership and Share Responsibility for Peaceful, Equitable and Sustainable Society'," ucap Menlu Retno lewat video di New York, Amerika Serikat (AS), Selasa 24 Februari 2018.

Dia mengatakan PBB mendorong kepemimpinan global yang sangat penting bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia.

Di hari pertama ini, imbuh Retno, Wapres JK telah menghadiri tiga pertemuan tingkat tinggi. "Yang pertama pertemuan mengenai perdamaian dunia, kedua financing for sustainable development goals dan yang ketiga mengenai sustainable ocean economy," imbuhnya.

Sementara dirinya, terang Retno, telah melakukan sejumlah pertemuan bilateral, antara lain dengan Liga Arab, Yunani, Kolombia, Solomon Island dan Arab Saudi.

"Siang tadi, saya termasuk salah satu Menlu yang diundang untuk membahas mengenai masalah situasi di Myanmar," terangnya.

Sayangnya, mantan Duta Besar RI untuk Belanda itu tidak menjelaskan secara rinci isi pertemuan tersebut.

Dalam sidang kali ini, Indonesia memiliki agenda untuk mendesak PBB untuk kembali memerhatikan isu kemerdekaan Palestina. Sementara itu, Duta Besar Palestin auntuk Indonesia Zuhair Al Shun meminta Indonesia dan negara-negara lain untuk mendukung pidato yang akan disampaikan Presiden Mahmoud Abbas nanti.

(**/IST)

Rate this item
(0 votes)
Go to top